Jumat 26 April 2019, 15:03 WIB

KIP Sebut KPU Miliki Sistem IT Layak

Insi Nantika Jelita | Politik dan Hukum
KIP Sebut KPU Miliki Sistem IT Layak

MI/Insi Nantika Jelita
KOMISI Informasi Pusat (KIP) menyambangi kantor Komisi Pemilihan Umum (KPU) guna mengecek langsung sistem informasi IT dan layanan lain.

 

KOMISI Informasi Pusat (KIP) menyambangi kantor Komisi Pemilihan Umum (KPU) guna mengecek langsung sistem informasi IT dan kerja layanan lainnya. Menurut Komisioner KIP Romanus Ndau, sistem layanan informasi yang dimiliki KPU sudah modern dengan penggunaan teknologi terbaru.

"Jadi itu salah satu ukuran bahwa merka mempunyai sistem informasi yang baik. Tadi saya sudah tanyakan bagaimana mekanisme merespons dugaan-dugaan, kecurigaan hingga ada laporan informasi mereka (KPU) sudah tanggap. Bagaimana seluruh prasangka, seluruh missinformasi bisa ditangani KPU dengan layak" ujarnya di Gedung KPU, Menteng, Jakarta, Jumat (26/4).

Sistem Informasi Perhitungan Suara atau Situng KPU, menurut Romanus dibangun dengan teknologi yang baik dengan didukukung sumber daya manusia yang sesuai ahlinya.

baca juga: KPU: Baru 3 Kabupaten yang Telah Rampungkan Rekapitulasi Suara

"Kami sudah cek server, cek tenaga-tenaga yang digunakan dan semua ada di sini. Seluruh keputusan diproses dikantor ini. Sekecil apapun keluhan orang untuk menyalahgunakan masalah, itu sangat susah. Kami apresiasi kepada KPU. Mereka lembaga yang bisa sangat kita andalkan untuk membuat pemilu berjalan lancar," ucap Romanus.

Dalam kesempatan yang sama, Ketua KPU Arief Budiman mengungkapkan bahwa kedatangan KIP juga memastikan bahwa KPU bisa memenuhi syarat, apakah informasi sudah bisa diberikan secara transparan dan layak diinformasikan.

"KIP menanyakan ke KPU karena banyak berita-berita yang beredar sesungguhnya seberapa transparan informasi yang disediakan KPU. Apakah informasi yang disediakan memenuhi syarat untuk diinformasikan apa tidak, kita kasih lihat mereka tadi," tandas Arief. (OL-3)

Baca Juga

Ilustrasi

Komnas HAM: Perpres Terorisme Tak Boleh Lampaui UU

👤Faustinus Nua 🕔Senin 25 Mei 2020, 19:33 WIB
"Perpres-kan turunan dari UU. Isinya tidak boleh melampaui UU yang memerintahkan adanya Perpres itu. Pelibatan militer harus dalam...
Antara/Andreas Fitri Atmoko

Langgar Aturan Asimilasi, 135 Napi Kembali Masuk Bui

👤Insi Nantika jelita 🕔Senin 25 Mei 2020, 18:28 WIB
"Total ada 135 narapidana asimilasi yang tertangkap kembali setelah mendapatkan kebijakan Kemenkumham akibat adanya...
Akun Facebook Ananda Naris

Soal Bendera Tiongkok Berkibar di Maluku Utara: False Context

👤Henri Siagian 🕔Senin 25 Mei 2020, 16:31 WIB
False context adalah konten yang disajikan dengan narasi dan konteks yang...

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya