Pertamina Tingkatkan Pemberdayaan Daerah Sekitar Operasi

Penulis:  Tesa Oktiana Surbakti Pada: Jumat, 26 Apr 2019, 15:30 WIB Ekonomi
Pertamina Tingkatkan Pemberdayaan Daerah Sekitar Operasi

ANTARA/Andreas Fitri Atmoko
Direktur Pengolahan PT Pertamina (Persero), Budi Santosa Syarif

 

PT Pertamina (Persero) berupaya memberdayakan daerah sekitar operasi, yang menjadi bagian program Corporate Social Responsibility (CSR). Salah satu yang sukses dikembangkan ialah area operasi Terminal Bahan Bakar Minyak (TBBM) Rewulu, yang meraih penghargaan dalam bidang Program Penilaian Peringkat Kinerja Perusahaan (PROPER) Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan.

Berlokasi di Rewulu, Bantul, Yogyakarta, area binaan TBBM Rewulu berhasil mendapat PROPER Emas atas kegiatan CSR sepanjang periode 2013-2018. 

Sebagai kategori penghargaan tertinggi terkait kinerja korporasi dalam pengelolaan lingkungan, terdapat beberapa aspek penilaian yang diperhatikan. Di antaranya pemeliharaan sumber daya alam, konservasi energi dan pengembangan masyarakat secara berkelanjutan.

"Awalnya di sekitar sini (TBBM Rewulu) merupakan tanah kosong. Setelah dilakukan kegiatan CSR, hasilnya luar biasa menjadi lahan produktif. Selain memenuhi kebutuhan BBM, ada tanggung jawab sosial di area terdekat," ujar Direktur Pengolahan PT Pertamina (Persero), Budi Santoso Syarif, saat melakukan Management Walkthrough (MWT) ke area operasi Terminal Bahan Bakar Minyak (TBBM) Rewulu, Jum'at (26/4).

Beberapa lokasi CSR dari TBBM Rewulu yang dikunjungi mencakup Deswitadaya Gamol (Desa Wisata & Budaya Gamol), Program Japangmas di Dusun Samben dan Omah Jamu di Dusun Watu. 

Dari pantauan Media Indonesia di lokasi Deswitadaya Gamol, kawasan tersebut berhasil mengkolaborasikan potensi pariwisata desa, pertanian peternakan dan pemberdayaan ekonomi masyarakat. 

Deswitadaya Gamol memayungi kelompok peternak kambing, kelompok pengelolaan sampah mandiri, Kelompok budi daya jamur, serta kelompok karang taruna yang memanfaatkan lahan kosong agar menjadi lahan produktif.

Lanjut ke Desa Agribisnis Berbasis Masyarakat Mandiri (Japangmas), terdapat program yang mendorong kemandirian pangan, khususnya beras. Program Japangmas merupakan bentuk sinergitas dengan program lain, seperti program mandiri benih padi, program pengembangan kebun bibit tanaman sayur dan holtikultura, serta program pembuatan pupuk organik bagi kelompok tani dan masyarakat. 

Program tersebut efektif memotong rantai penjualan beras petani, yang sebelumnya melalui proses panjang.

 

Baca juga: Pertamina Tambah Penyaluran BBM ke SPBU Satu Harga di Mentawai

 

Adapun program rumah jamu yang memayungi kelompok usaha jamu tradisional Jati Husada Mulya (JHM), bertujuan memperkuat kemampuan masyarakat dalam memproduksi dan memasarkan produk berkualitas. 

Program CSR ini juga dirancang untuk meningkatkan standar tempat produksi jamu yang mampu bersaing di pasar domestik. Dengan begitu, hasilnya dapat berkontribusi terhadap ekonomi masyarakat.

Lebih lanjut, Budi menekankan pelaksanaan sejumlah program CSR yang mampu menggaet PROPER Emas, harus berkesinambungan dan berdampak positif bagi kesejahteraan masyarakat sekitar wilayah operasi Pertamina. 

Sebagai BUMN, korporasi dikatakannya terus berkomitmen untuk menjalankan tanggung jawab sosial dan lingkungan, berikut berperan aktif dalam pembinaan usaha kecil dan menengah.

"Banyak yang dapat PROPER tapi tidak berkesinambungan. Dari sektor pengolahan ingin meniru program pemberdayaan area sekitar sebagai tanggung jawab sosial. Karena kalau kita lihat, operasional kilang (pengolahan) ini berbeda, malah menimbulkan limbah beracun dan berbahaya," urainya. (A-5)

Berita Terkini

Read More

Poling

Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) menggunakan sistem zonasi menimbulkan polemik di tengah masyarakat. Setujukah Anda dengan kebijakan zonasi tersebut?





Berita Populer

Read More