Pemerintah Siap Bahas Tarif Atas Bawah Tiket Pesawat

Penulis: Nur Aivanni Pada: Jumat, 26 Apr 2019, 15:05 WIB Ekonomi
Pemerintah Siap Bahas Tarif Atas Bawah Tiket Pesawat

ANTARA/Aprillio Akbar
Masalah tarif tiket pesawat akan diselesaikan minggu depan dalam rapat bersama pemerintah dan Garuda Indonesia.

MENTERI Perhubungan Budi Karya Sumadi mengatakan bahwa tarif batas atas tiket pesawat, akan menjadi salah satu pembahasan dalam rapat yang akan dikoordinir oleh Kementerian Koordinasi bidang Perekonomian.

"Usulan dari Kemenhub dalam rapat, di antaranya tentang tarif batas atas," kata Budi saat ditemui di Hotel Grand Sahid Jaya Jakarta, Jumat (26/4).

Namun, Budi tidak menyampaikan lebih lanjut apakah tarif batas atas tersebut akan dikaji lagi.

"Nanti kita rapatkan lagi," ucapnya.

Saat Rakor terbatas soal persiapan Ramadan dan Idul Fitri, Kamis (25/4), Budi menjelaskan Menteri Koordinator bidang Perekonomian Darmin Nasution bersedia ikut serta menyelesaikan masalah tarif tiket pesawat. 

"Jadi, pada dasarnya kita ini mau mudik lebaran. Kemarin rapat, Pak Darmin kan tanya semuanya dan saya laporkan, keadaannya bahwa harga tiket belum turun, Pak Darmin oke nanti saya ikut menyelesaikan," terangnya.

Budi menjelaskan bahwa permasalahan harga tiket pesawat tak kunjung selesai lantaran ada tarik menarik antara masyarakat dan maskapai. Di satu sisi, kata dia, masyarakat sudah terbiasa mendapatkan harga tiket yang murah.

Di sisi lain, maskapai kemudian mulai menghitung kembali bagaimana keuntungan yang diperoleh dari kompetisi tarif tiket antar maskapai.

"Sekarang maskapai itu hitung-hitung lagi. Kalau perang tarif tidak menguntungkan. Bedanya, mereka mentok tarifnya ke batas atas," pungkasnya.

Sebelumnya, Menteri Koordinator bidang Perekonomian Darmin Nasution mengakui bahwa pihaknya akan menggelar rapat membahas masalah harga tiket pesawat.

Rapat tersebut nantinya akan dihadiri oleh Kementerian Perhubungan, Kementerian BUMN dan maskapai Garuda Indonesia, pekan depan. "Perlu ada aturan yang jelas mengenai batas atas dan batas bawah itu, supaya dipatuhi oleh semuanya," katanya, Kamis (25/4).

Berita Terkini

Read More

Poling

Sekelompok pendukung calon presiden nomor urut 02 Prabowo Subianto-Sandiaga Uno, Kamis (9/5), berencana menggelar aksi mendesak KPU untuk mendiskualifikasi pasangan 01 Joko WIdodo-Ma'ruf Amin. Apakah Anda setuju dengan pengerahan massa untuk memaksakan kehendak kepada KPU?





Berita Populer

Read More