Kelelahan, Staf Panwascam Melahirkan Lebih Awal

Penulis: Heri Susetyo Pada: Jumat, 26 Apr 2019, 13:28 WIB Politik dan Hukum
Kelelahan, Staf Panwascam Melahirkan Lebih Awal

MI/Heri Susetyo
Staf Panitia Pengawas Pemilu Kecamatan Tarik, Kabupaten Sidoarjo, Jawa Timur, Alik Inayah, 27 melahirkan dipercepat.

KELELAHAN saat bertugas sebagai staf Panitia Pengawas Pemilu Kecamatan (Panwascam) Tarik, Kabupaten Sidoarjo, Jawa Timur, Alik Inayah, 27 mengalami pecah ketuban dan harus melahirkan lebih awal dari jadwal seharusnya.

Alik kelelahan setelah bertugas sebagai panwascam pada hari pencoblosan 17 April lalu. Sehari setelah pencoblosan, Alik  masih terus bertugas hingga merasakan pecah ketuban. Dia kemudian dilarikan ke Puskesmas Tarik namun kemudian dirujuk ke Instalasi Gawat Darurat Rumah Sakit Umum Daerah Sidoarjo, Kamis (25/4) malam pukul 21.00 WIB.

"Dan pada pukul 23.52 WIB anak saya kedua ini lahir,"  kata Hidayat, 29, suami Alik, Jumat (26/4).

Warga Desa Singogalih Kecamatan Tarik-Sidoarjo ini menambahkan, anak keduanya itu seharusnya dijadwalkan lahir pada Mei. Namun akibat kelelahan selama bertugas untuk Pemilu 2019, Alik kemudian melahirkan lebih awal.

Hidayat mengaku panik, saat istrinya pecah ketuban sehari setelah pencoblosan pemilu. Karena saat itu terjadi ketika Alik masih menjalankan tugasnya di kantor Kecamatan Tarik. Apalagi kemudian istrinya dirujuk dari puskesmas ke RSUD Sidoarjo.

baca juga: KPU: Petugas KPPS yang Meninggal Jadi 225 dan 1.470 Sakit

Berdasarkan hasil pemeriksaan dokter kandungan, kata Hidayat, kondisi air ketuban istrinya saat itu sudah hampir habis dan harus segera dilakukan persalinan. Persalinan berjalan lancar, anak kedua Hidayat lahir dengan berat tiga kilogram dan panjang 50 centimeter. Bayi tersebut kemudian diberi nama Muhammad Reyza Putra Hidayat.

Alik Inayah mengaku sudah terbiasa dengan pekerjaannyaa meskipun dalam kondisi hamil tua. Dia sudah biasa bekerja tak kenal waktu dan bahkan harus menempuh puluhan kilometer dari rumahnya ke kantor bawaslu dan pemda. Namun ia mampu menyelesaikan tugasnya sesuai dengan waktu yang ditentukan.

"Sudah tanggungjawabku menyelesaikan tugas. Alhamdulillah bisa teratasi dan yang lebih bahagia lagi anak kami lahir dengan selamat," kata Alik. (OL-3)

 

Berita Terkini

Read More

Poling

Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) menggunakan sistem zonasi menimbulkan polemik di tengah masyarakat. Setujukah Anda dengan kebijakan zonasi tersebut?





Berita Populer

Read More