Banjir, Sebagian Warga Cililitan Mengungsi di Jalan

Penulis: Antara Pada: Jumat, 26 Apr 2019, 10:54 WIB Megapolitan
Banjir, Sebagian Warga Cililitan Mengungsi di Jalan

ANTARA/Genta Tenri Mawangi
Anggota SAR menaiki perahu karet untuk menjemput warga RT 01, RW 06, Kelurahan Cililitan, Jakarta Timur yang masih bertahan di rumahnya.

WARGA RT 01, RW 06, Kelurahan Cililitan, Jakarta Timur, mengungsi di sepanjang Jalan Cililitan-Condet akibat banjir setinggi 2,5-3 meter yang merendam permukiman mereka sejak Jumat (26/4) pukul 05.00 WIB.    

Pantauan di lokasi, Jumat (26/4) pagi, sebagian warga mulai meninggalkan rumah mereka pada pukul 06.00 WIB setelah memindahkan perabotan ke lantai dua.

Beberapa dari mereka baru naik pukul 08.00 WIB, setelah dijemput tim SAR dengan perahu karet.    

Mia, warga setempat, mengatakan air setinggi pinggang orang dewasa memasuki rumahnya pada pukul 05.00 WIB. Tiga jam kemudian, air sudah naik hingga nyaris menyentuh lantai dua.    

Mia dan tiga anaknya pun dievakuasi tim SAR pada pukul 08.00 WIB dan mengungsi di pinggir jalan.    

"Ini yang terparah di 2019. Dulu pernah kaya gini tahun lalu, beberapa bulan (banjir) tidak setinggi ini. Semoga cepet surut," kata Mia.    

Baca juga: Perluasan Pembebasan PBB Harus Dibatalkan

Ia berharap pemerintah segera menyediakan lahan kosong untuk pengungsian agar korban banjir tidak berkerumun di pinggir jalan sehingga menyebabkan kemacetan sepanjang satu kilometer di Jalan Cililitan-Condet.    

Banjir merendam sebagian wilayah Jakarta pada Jumat (26/4) dini hari karena air Sungai Ciliwung meluap sejak Kamis (25/4) malam.   

Kepala UPT Pusat Data dan Informasi Badan Penanggulangan Bencana Daerah DKI Jakarta M Ridwan mengatakan luapan air Sungai Ciliwung akan melewati 13 wilayah, di antaranya Srengseng Sawah, Rawajati, Pengadegan, Cikoko, Pejaten Timur, Kebon Baru, Bukit Duri, Balekambang, Cililitan, Bidara Cina, Kampung Melayu, dan Manggarai. (OL-2)

Berita Terkini

Read More

Poling

Sekelompok pendukung calon presiden nomor urut 02 Prabowo Subianto-Sandiaga Uno, Kamis (9/5), berencana menggelar aksi mendesak KPU untuk mendiskualifikasi pasangan 01 Joko WIdodo-Ma'ruf Amin. Apakah Anda setuju dengan pengerahan massa untuk memaksakan kehendak kepada KPU?





Berita Populer

Read More