Jumat 26 April 2019, 10:11 WIB

Ghosn Dibebaskan dengan Jaminan

Antara | Internasional
Ghosn Dibebaskan dengan Jaminan

AFP/Behrouz MEHRI
Mantan Ketua Nissan Carlos Ghosn

 

MANTAN Ketua Nissan Motor Carlos Ghosn, Kamis (25/4), dibebaskan dengan jaminan setelah didakwa untuk keempat kalinya pada awal pekan ini atas dugaan penyalahgunaan dana perusahaan. Ini merupakan pembebasan dengan jaminan untuk kedua kalinya sejak kasusnya bergulir.    

Berbeda dengan pembebasan pada awal Maret lalu, Ghosn kali ini meninggalkan fasilitas penahanan Tokyo dengan setelan gelap tanpa dasi dan tidak menyamar dengan seragam pekerja.   

Tidak seperti pembebasan sebelumnya, Pengadilan Distrik Tokyo memberikan pembebasan dengan jaminan dengan syarat yang lebih ketat, termasuk melarang Ghosn kontak dengan istrinya.    

Jaksa Tokyo mengatakan kepada pengadilan bahwa istrinya, Carole, telah menghubungi orang-orang yang terkait dengan tuduhan tersebut.    

Baca juga: Pemegang Saham Nissan Sepakat Pecat Ghosn

Pihak Ghosn telah membayarkan jaminan 500 juta yen. Para jaksa mengajukan banding atas keputusan pengadilan tetapi banding mereka ditolak, mengatur panggung untuk pembebasannya dari Rumah Tahanan Tokyo.    

Setelah penangkapan awal pada pertengahan November 2018 atas tuduhan tidak melaporkan remunerasi, chairman Nissan yang digulingkan itu dibebaskan pada awal Maret dengan jaminan 1 miliar yen. Pria 65 tahun itu kemudian ditangkap kembali pada 4 April lalu.    

Pada pembebasan dengan jaminan pertamanya yang lalu, Ghosn harus memenuhi 15 persyaratan, seperti tidak menghubungi orang yang terkait dengan tuduhan termasuk eksekutif Nissan, dipantau dengan kamera yang dipasang di pintu masuk kediamannya di Tokyo, dan penggunaan ponsel serta komputer yang dibatasi.    

Pengacara Ghosn, Junichiro Hironaka, mengatakan dia senang kliennya dibebaskan, menambahkan bahwa ada beberapa kekhawatiran karena jaksa penuntut sangat menentang itu. (OL-2)

 

Baca Juga

AFP

Juli, Spanyol Izinkan Turis Asing Masuk

👤Ant 🕔Senin 25 Mei 2020, 20:01 WIB
Pemerintah  berencana mencabut aturan wajib karantina 14 hari bagi pendatang dari luar negeri dalam beberapa pekan ke...
INSTAGRAM/kbridsm

Berbagi Keceriaan Idulfitri untuk WNI di Tanzania

👤Mediaindonesia.com 🕔Senin 25 Mei 2020, 14:00 WIB
Duta Besar RI Dar es Salaam Prof. Dr. Ratlan Pardede berharap Idulfitri tahun ini tidak kehilangan makna karena keterbatasan yang ada...
AFP/KARIM JAAFAR

Dianggap Langgar Privasi, Aplikasi Covid-19 Qatar Tuai Kecaman

👤Basuki Eka Purnama 🕔Senin 25 Mei 2020, 12:15 WIB
Aplikasi versi Qatar ini juga memaksa pengguna gawai Android untuk mengizinkan akses ke galeri foto dan video serta mengizinkan aplikasi...

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya