Kim Jong-un Tuding Trump Bersikap Buruk di KTT Hanoi

Penulis: Sonya Michaella Pada: Jumat, 26 Apr 2019, 11:00 WIB Internasional
Kim Jong-un Tuding Trump Bersikap Buruk di KTT Hanoi

AFP/Saul LOEB
Presiden AS Donald Trump (kiri) dan pemimpin Korut Kim Jong-un saat bertemu di Hanoi, 27 Februari lalu.

PEMIMPIN Korea Utara (Korut) Kim Jong-un menilai Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump bersikap buruk saat bertemu di Hanoi, Vietnam, akhir Februari lalu untuk KTT kedua.

Pertemuan itu berakhir tiba-tiba tanpa kesepakatan dan persetujuan. Sejumlah agenda yang telah disusun dibatalkan sepihak oleh AS dan Trump langsung kembali ke Washington.

Menurut laporan, Korut meminta AS mencopot semua sanksi ekonomi sebagai syarat denuklirisasi Semenanjung Korea. AS menolak permintaan Korut tersebut.

"AS mengambil sikap sepihak saat itu dan kini Semenanjung Korea dalam titik kritis," ucap Kim, dikutip dari KCNA, Jumat (26/4).

Baca juga: Korut Membutuhkan Jaminan Keamanan

Bertemu dengan Presiden Rusia Vladimir Putin, Kim juga membicarakan terkait perdamaian dan keamanan Semenanjung Korea. Putin bersikeras Korut membutuhkan jaminan keamanan dan kedaulatan.

"Kita perlu kembali ke negara di mana hukum internasional berlaku, bukan hukum yang terkuat menentukan situasi di dunia," ujar Putin.

Kegagalan KTT kedua ini mengakibatkan pencopotan empat pejabat di Korut. Tidak hanya itu, Korut juga meminta Menteri Luar Negeri AS Mike Pompeo mundur dari negosiator utama.

Korut menyerukan agar Pompeo diganti dengan sosok yang bisa lebih berhati-hati dan matang dalam berdiskusi. Korut menilai Pompeo gagal memahami posisi Pyongyang dan menyebabkan denuklirisasi terhambat. (Medcom/OL-2)

Berita Terkini

Read More

Poling

Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) menggunakan sistem zonasi menimbulkan polemik di tengah masyarakat. Setujukah Anda dengan kebijakan zonasi tersebut?





Berita Populer

Read More