Jumat 26 April 2019, 09:40 WIB

Presiden Ingin Kerajinan Indonesia Naik Kelas

Haufan Hasyim Salengke | Weekend
Presiden Ingin Kerajinan Indonesia Naik Kelas

MI/Haufan Hasyim Salengke
Suasana Inacraft 2019

INACRAFT merupakan agenda terjadwal yang yang ditunggu-tunggu para perajin di Tanah Air. Pameran kerajinan nasional berskala internasional yang diprediksi akan dihadiri oleh sekitar 1.000 pembeli potensial dari sekitar 60 negara diresmikan oleh Presiden Joko Widodo.

"Setiap saya datang ke Inacraft saya melihat bahwa pameran ini naik kelas dari tahun ke tahun. Kualitas produk-produknya juga semakin baik, dan memang itu yang kita inginkan agar produk-produk kerajinan Indonesia terus naik kelas, naik kapasitas produksinya, naik kualitasnya, baik daya saingnya, dan naik pamornya, utamanya untuk kualitas ekspornya," kata Jokowi.

Panitia menargetkan transaksi retail hingga Rp149 miliar serta kontrak dagang sebesar US$13 juta. "Harapan kami selama penyelenggaraan pameran adalah pengunjung sebanyak 200 ribu orang selama lima hari penyelenggaraan," kata Wakil Ketua Asosiasi Eksportir dan Produsen
Handicraft Indonesia (Asephi), Gusmardi Bustami.

Inacraft ke-21 ini difokuskan pada perajin baru namun belum banyak dikenal masyarakat dan punya potensi pasar yang besar. Ia menyebut
perhelatan tahun ini mengangkat kesenian dan kebudayaan serta produk kerajinan unggulan dari Betawi dengan Pemprov DKI Jakarta sebagai ikon pameran.

Peserta dari pameran yang bertema sentral "From Smart Village to Global Market" ini kurang lebih sebanyak 1.700 peserta, yang terdiri 26% dari dinas-dinas daerah, 9% dari kementerian/BUMN, dan sisanya 66% adalah dari peserta individu atau perseorangan.

Keistimewaan lainnya adalah dalam pelaksanaan Inacraft 2019 adalah untuk pertama kali hadir Paviliun Luar Negeri yaitu dari Maroko. Maroko yang hadir sebagai Negara Kehormatan Inacraft 2019 itu didukung oleh Kementerian Pariwisata, Kerajinan, dan Sosial-Ekonomi dari Negeri Maghribi itu.

Pada tahun 2019 ini pula selain Maroko, ada juga sejumlah negara sahabat ikut menyemarakkan pameran dengan menampilkan produk kerajinan mereka seperti Jepang, Polandia, Pakistan, dan Hongkong. (M-4)

Berita Terkini

Read More

Poling

Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) menggunakan sistem zonasi menimbulkan polemik di tengah masyarakat. Setujukah Anda dengan kebijakan zonasi tersebut?





Berita Populer

Read More