Kamis 25 April 2019, 15:20 WIB

Resmi Tersangka, Sofyan Basir Dicopot dari Jabatan Dirut PLN

Atikah Ishmah Winahyu | Ekonomi
Resmi Tersangka, Sofyan Basir Dicopot dari Jabatan Dirut PLN

ANTARA FOTO/Putra Haryo Kurniawan
Sofyan Basir

 

DIREKTUR Utama PLN Sofyan Basir telah ditetapkan sebagai tersangka oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) dalam kasus dugaan korupsi pengadaan proyek PLTU Riau-1. Menyusul penetapan tersebut, Dewan Komisaris PLN menonaktifkan Sofyan Basir dari jabatannya sesuai dengan kewenangan yang diberikan Menteri BUMN selaku RUPS.

"Sebagai upaya untuk menjaga pelayanan kepada masyarakat tetap terjaga dengan baik, Dewan Komisaris PLN melakukan penonaktifan sementara Direktur Utama PLN Sofyan Basir," kata SVP Hukum Korporat PLN Dedeng Hidayat dalam pernyataan tertulis, Kamis (25/4).

Baca juga: Pangan Hingga Transportasi Dipastikan Aman Jelang Lebaran

Guna mengisi kekosongan, PLN telah menunjuk Direktur Human Capital Management Muhammad Ali untuk menjadi Pelaksana Direktur Utama PLN. Langkah ini merupakan bentuk dukungan PLN terhadap penyelesaian kasus hukum Sofyan Basir.

"Kami meyakini bahwa keputusan ini merupakan bentuk dan upaya dalam mendukung penyelesaian kasus hukum yang dialami oleh pimpinan PLN dengan mempertimbangkan asas praduga tak bersalah," terangnya.

PLN menegaskan kasus ini tidak akan mengganggu kinerja perusahaan dan kegiatan penyediaan energi listrik tetap berjalan sebagaimana mestinya.

"Perusahaan meyakini pelayanan listrik kepada masyarakat menjadi prioritas utama dan memastikan seluruh operasional serta kinerja perusahaan akan tetap berjalan sebagaimana mestinya," tutupnya. (OL-6)

Baca Juga

Ist

UMKM Jadi Motor Ekonomi Rakyat dalam Pemulihan Ekonomi Nasional

👤mediaindoesia.com 🕔Senin 10 Agustus 2020, 12:01 WIB
Pemerintah mendorong pengembangan usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) sebagai motor ekonomi rakyat yang dapat mendongkrak pertumbuhan...
MI/ROMMY PUJIANTO

Istana Sebut Indonesia belum Alami Resesi

👤Nur Azizah, Andhika Prasetyo 🕔Senin 10 Agustus 2020, 11:11 WIB
Berdasarkan konsensus ekonomi di seluruh dunia, resesi merupakan pertumbuhan negatif perekonomian berturut-turut selama dua kuartal...
ANTARA FOTO/Harviyan Perdana Putra

Terancam Resesi, Kadin Minta RUU Cipta Kerja Disahkan

👤Cahya Mulyana 🕔Senin 10 Agustus 2020, 08:53 WIB
"Omnibus ini betul-betul perlu untuk disahkan secepatnya bila kita ingin investasi terus masuk dan lapangan kerja lebih banyak...

Berita Terkini

Selengkapnya

Top Tags

BenihBaik.com

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya