Rabu 24 April 2019, 23:40 WIB

1.480 Penjaga Jalan Lintas Disiagakan

(FR/WJ/N-3) | Nusantara
1.480 Penjaga Jalan Lintas Disiagakan

MI/BENNY BASTIANDY
Seorang pelajar melintas di perlintasan rel kereta api di Kampung Babakansirna Kecamatan Benteng

 

PT Kereta Api Indonesia (KAI) menyiapkan 1.480 penjaga jalan lintas (PJL) ekstra untuk membantu kelancaran operasional kereta api pada Lebaran tahun ini. Mereka akan diterjunkan di titik-titik rawan pada 26 Mei-16 Juni mendatang.

“Pelintasan ini penting karena Lebaran nanti kereta padat, mobil juga padat,” kata Direktur Utama PT KAI Edi Sukmoro seusai meresmikan Klinik Medis Kereta Api (Mediska) Solobalapan di Kota Surakarta, Jawa Tengah,Rabu (24/4).

Edi menjelaskan penjagaan pelintasan sebidang sangat diperlukan sebab kereta api terutama rangkaian panjang tidak bisa berhenti secara cepat. Bila menggunakan rem emergensi, dibutuhkan jarak 800-1.000 meter baru bisa berhenti. Oleh karena itu, diperlukan langkah pengamanan ekstra di pelintasan.

Di sisi lain, untuk pengamanan penumpang, PT KAI akan bekerja sama dengan TNI dan Polri. Dengan demikian, penumpang akan merasa tenang sepanjang perjalanan hingga tiba di stasiun tujuan. “KAI tidak akan pernah sebagus ini kalau tidak bergandengan dengan TNI dan Polri. Makanya sekarang kalau lihat stasiun tidak serem lagi kan,” imbuhnya.

Dia melanjutkan, hal lain yang dilakukan terkait dengan persiapan Lebaran ialah direksi dan komisaris PT KAI tengah melakukan inspeksi dua jalur, yaitu utara dan selatan. Tugas mereka untuk memastikan kesiapan stasiun antara dan stasiun tujuan, termasuk jalurnya.

Dalam inspeksi tersebut, tiap-tiap kepala daops akan menjelaskan berbagai potensi termasuk langkah-langkah antisipasi. Semisal, kalau terjadi ambles, apa yang harus dilakukan dan sebagainya. “Pemeriksaan ini akan selesai 25 April besok,” tukasnya.

Sementara itu, PT Angkasa Pura I mulai 22 April hingga 4 Mei membuka pendaftaran untuk angkutan Lebaran secara gratis menggunakan bus. Sebanyak 2.520 kursi yang terbagi dalam 63 bus AC disiapkan bagi calon pemudik asal Jakarta dengan tujuan enam kota, yaitu Semarang, Surakarta, Yogyakarta, Wonosobo, Bobotsari, dan Surabaya.

Pemudik peserta program BUMN Mudik Gratis tersebut nantinya akan mendapatkan paket makanan ringan, obat-obatan, kaus, dan suvenir, termasuk asuransi jiwa yang memberikan kenyamanan dan keamanan selama perjalanan menuju kampung halaman. (FR/WJ/N-3)

Berita Terkini

Read More

Poling

Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) menggunakan sistem zonasi menimbulkan polemik di tengah masyarakat. Setujukah Anda dengan kebijakan zonasi tersebut?





Berita Populer

Read More