Rabu 24 April 2019, 20:50 WIB

Kaum Milenial di Sekolah Dharma Karya Tampilkan Seni Karawitan

Syarief Oebaidillah | Humaniora
Kaum Milenial di Sekolah Dharma Karya Tampilkan Seni Karawitan

Ist
Acara Wisuda SMA dan SMK Dharma Karya, Rabu (24/4).

 

YAYASAN Dharma Karya menguatkan budaya tradisional dengan mengangkat konsep dua unsur kata yang seimbang yakni tradisional dan elegan.

Melalui dua kata tersebut, segala penampilan berisi konten-konten tradisional dalam bentuk seni. Konten-konten tradisional ini terdiri atas karawitan (gamelan), Tari Ratoe Jaroe, dan hadroh. Konten-konten itu memeriahkan acara Wisuda SMA dan SMK Dharma Karya, Rabu (24/4).

Panitia Acara Wisuda SMU dan SMK Dharma Karya, Intan Fauziyah, mengatakan, sebagai salah satu kesenian tradisional, karawitan menjadi ikon yang memberikan keseimbangan di era globalisasi saat ini. Di mana para generasi penerus bangsa saat ini mulai dihadapkan pada berbagai budaya asing yang bisa berimbas pada lunturnya rasa cinta dan bangga terhadap kebudayaan Indonesia.

"Apalagi budaya Indonesia penuh dengan nilai-nilai luhur yang harus dilestarikan," kata Intan di acara wisuda tersebut.

Tak hanya itu, lanjut dia, keberadaan budaya barat yang masuk menjadi tantangan tersendiri bagi masyarakat Indonesia untuk bisa mempertahankan tradisi dan budaya ketimuran yang perlahan mulai ditinggalkan generasi muda.

"Karenanya kami mengangkat nilai tradisional agar generasi milenial lebih perhatian dan mau untuk bersama-sama memajukan budaya Indonesia yang kita cintai. Maka dari itu, kami berharap kegiatan untuk menampilkan kebudayaan dalam upaya untuk melestarikan kesenian ini nantinya dapat dicontoh baik dalam dunia pendidikan ataupun kegiatan yang bentuknya melibatkan orang banyak," terang Intan.


Baca juga: Jalani UN, Legislator Harap Siswa Lulus 100%


Tiga jenis kesenian dan tradisi ini juga merupakan kegiatan ekstrakurikuler rutin yang diadakan satu kali tiap minggu dengan pelatih yang sudah memiliki jam terbang yang sangat cukup.  Dari tiga konten kategori tradisional, seni karawitan menjadi salah satu penampilan utama yang diangkat dalam acara wisuda.

"Seni karawitan yang dibimbing oleh Bapak Karinto, yang merupakan guru kesenian SMK Dharma Karya ini, sangat bertanggung jawab sekali akan perawatan dan kesimbangan suara dari alat tersebut," jelasnya.

Sementara kata elegan, ucapnya, itu mengacu pada Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI) yang mengandung arti elok, rapi, anggun, dan lemah gemulai.

Konten elegan ditampilkan adalah dengan menampilkan kegiatan band sekolah dan persembahan dari anak untuk guru serta diseimbangkan sesuai dengan tema kegiatan yaitu membangun generasi yang mandiri dan kompetitif di era milenial berlandaskan kejujuran dan ketaatan kepada Allah SWT.

Yayasan Pendidikan Dharma Karya menggelar prosesi bersejarah bagi siswa dan siswinya yakni wisuda secara bersamaan bagi anak-anak SMA dan SMK Dharma Karya. Acara yang digelar setiap tahunnya ini dihadiri perwakilan dari Dinas Pendidikan dan Kebudayaan DKI Jakarta, Wali Kota Jakarta Selatan, Dinas Pendidikan, Lurah Melawai, serta Camat Kebayoran Baru dan Kebayoran Lama. (RO/OL-1)

Baca Juga

Ilustrasi/pexels/Medcom.id

Indonesia dan WHO Teliti Tingkat Infeksi Covid-19

👤Ata/X-10 🕔Jumat 03 Juli 2020, 04:44 WIB
Penelitian ini akan mempelajari secara komprehensif tingkat infeksi, kejadian infeksi ringan dan tanpa gejala, serta proporsi antibodi...
ANTARA/NYOMAN HENDRA WIBOWO

Positivity Rate RI masih di Atas Standar WHO

👤Fer/X-7 🕔Jumat 03 Juli 2020, 03:59 WIB
Secara nasional positivity rate Indonesia mencapai 12%, atau masih di atas standar yang ditetapkan organisasi kesehatan dunia WHO yang...
Instagram @hannahalrashid

Hannah Al Rashid Desak RUU PKS Segera Disahkan

👤MI 🕔Jumat 03 Juli 2020, 02:55 WIB
AKTRIS Hannah Al Rashid, 34, meluapkan kekesalannya di media sosial karena keputusan Komisi VII DPR yang mengeluarkan Rancangan...

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya