Barat Daya Mengingat Asal

Penulis: (M-2) Pada: Kamis, 02 Mei 2019, 06:00 WIB Weekend
Barat Daya Mengingat Asal

MI/ BARY FATHAHILAH
Travel Blogger Dendy Selmaeza

DALAM sebulan, Dendy bisa empat kali melakukan perjalanan. Sebagai risiko pekerjaan, ia juga kudu menyiapkan segala konten yang akan diunggahnya dengan matang. Nama Barat Daya menjadi salah satu yang muncul sebagai pemengaruh (influencer) yang kuat dengan konten jalan-jalannya.

"Barat Daya itu inisiasi enggak mau lupa daerah saya. Dulu kan awal main Instagram nyari nama yang cocok dan gampang diingat. Sempat pakai nama sendiri, tapi kurang ikonik. Nama Barat Daya itu biar enggak lupa daerah. Itu kan salah satu arah mata angin juga, dan saya butuh itu untuk berjalan. Ke mana pun saya berjalan, ya akan pulang ke Sumatra Barat," ungkapnya perihal nama akunnya di dunia maya.

Dendy yang merantau dari Sumatra Barat sejak lulus SMA ini, mendapat beasiswa kuliah jurusan teknik mesin hingga ia selesai S-2. Ia pun tidak mau hobi yang jadi pekerjaannya itu mengganggu kuliahnya. Beruntung, sistem perkuliahan triwulan masuk dan triwulan libur, menguntungkannya sebagai seorang pejalan. "Tetap lulus tepat waktu. Pendidikan nomor satu, travelling satu setengah lah, buktinya gue bisa," ujarnya separuh berguyon.

Kini, ia pun tengah membangun kedai kopi cita-citanya di kawasan Depok, Jawa Barat. Harapannya, kedai kopi itu dapat menjadi medium untuk teman-teman kreatifnya saling bertukar ide dan pekerjaan. Rencananya, kedai kopi Dendy juga bakal menggelar lokakarya tiap pekan atau sebulannya, yang bersinggungan dengan dunia kreatif, seperti fotografi, videografi, atau, jalan-jalan.

"Biar ngasih edukasi buat yang baru mau masuk atau penasaran dengan industri kreatif. Di Barat Daya Coffee, kalau mau ngomongin sharing project, klien, ya bisa di sini," kata Dendy. (M-2)

BACA JUGA:Demi Tekad Keliling Indonesia

 

 

VIDEO TERKAIT:

Berita Terkini

Read More

Poling

Sekelompok pendukung calon presiden nomor urut 02 Prabowo Subianto-Sandiaga Uno, Kamis (9/5), berencana menggelar aksi mendesak KPU untuk mendiskualifikasi pasangan 01 Joko WIdodo-Ma'ruf Amin. Apakah Anda setuju dengan pengerahan massa untuk memaksakan kehendak kepada KPU?





Berita Populer

Read More