Rabu 24 April 2019, 15:45 WIB

Bawaslu DKI Rekomendasikan PSU di 3 TPS

Putri Anisa Yuliani | Politik dan Hukum
Bawaslu DKI Rekomendasikan PSU di 3 TPS

MI/MOHAMAD IRFAN
Ketua Bawaslu DKI Jakarta, Jufri.

 

BADAN Pengawas Pemilu (Bawaslu) DKI Jakarta memberi rekomendasi dilakukannya pemungutan suara ulang (PSU) di 3 tempat pemungutan suara (TPS). Satu TPS yang direkomendasikan PSU berada di Jakarta Utara dan dua TPS lainnya berada di Jakarta Pusat. Tiga TPS itu dikatakan memenuhi unsur PSU sesuai Undang-undang No 7 tahun 2017 tentang Pemilu.

Sebelumnya, Bawaslu DKI mendapatkan 160 laporan dugaan pelanggaran Pemilu 2019. Dari laporan tersebut, sebanyak 19 laporan di 19 TPS berbeda diduga berpotensi PSU.

Baca juga: Sandi tak Tertarik Jadi Wagub Lagi

"Dari 160 laporan kemarin kita mendapat 19 yang berpotensi PSU. Dari 19 kemudian kami teliti kembali dan akhirnya sebanyak 3 TPS yang memenuhi syarat untuk PSU," kata Ketua Bawaslu DKI Jakarta, Jufri di Balai Kota DKI Jakarta, Rabu (24/4).

Jufri mengungkapkan penyebab terjadinya PSU menurut UU Pemilu yakni diantaranya banyak warga dari luar domisili yang mencoblos dan ada warga yang mencoblos lebih dari satu kali.

"Rekomendasi sudah kami kirimkan ke KPU DKI untuk ditindaklanjuti," ujarnya.

Selain itu, pihaknya sampai kini masih melakukan pemeriksaan terhadap 8 TPS lainnya yang direkomendasikan oleh Bawaslu Kota Jakarta Timur untuk dilakukan PSU.

Pemeriksaan harus dikebut lantaran UU Pemilu hanya memberi waktu 10 hari sejak hari pemungutan suara atau akan berakhir pada 27 April mendatang.

"Setelah tanggal 27 nanti tidak boleh lagi ada PSU. Maka itu, kami kebut laporan-laporan yang ada. KPU juga kan perlu siapkan logistiknya, petugasnya dan menyebarkan undangan pemilihannya," tegas Jufri.(OL-6)

Berita Terkini

Read More

Poling

Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) menggunakan sistem zonasi menimbulkan polemik di tengah masyarakat. Setujukah Anda dengan kebijakan zonasi tersebut?





Berita Populer

Read More