Rabu 24 April 2019, 12:29 WIB

Terjadi Pergeseran Makna Ibadah Haji Saat Ini

Antara | Humaniora
Terjadi Pergeseran Makna Ibadah Haji Saat Ini

Dok Kemenag
Direktur Bina Haji Direktorat Jendral Penyelenggaraan Haji dan Umrah Kementerian Agama, Khoirizi

 

KEMENTERIAN Agama menilai mulai terjadi pergeseran makna dan tujuan masyarakat di Tanah Air dalam melaksanakan ibadah haji. Masyarakat saat ini tidak sekadar beribadah.

Direktur Bina Haji Direktorat Jendral Penyelenggaraan Haji dan Umrah Kementerian Agama, Khoirizi di Asrama Haji Pondok Gede Jakarta Timur, Rabu (24/4) mengatakan saat ini ada fenomena yang berkembang yakni menunaikan haji untuk kepentingan wisata atau jalan-jalan.

"Haji kini bukan hanya untuk ibadah saja," kata Khoirizi di hadapan 1.108 petugas haji yang sedang menjalani pembekalan terintegrasi untuk musim haji tahun ini, Rabu (24/4).

Khoirizi juga menilai ada orang-orang yang menunaikan ibadah haji demi sebuah popularitas.  Menurut dia, berbagai kemudahan dalam berhaji kini termasuk untuk perjalanan yang tidak perlu memakan waktu lama dan akomodasi yang semakin memadai, menjadikan makna dan nilai murni haji malah memudar.

Padahal dalam sejarahnya sejak zaman dahulu kala bahkan sejak era pra-kemerdekaan, perjalanan melaksanakan ibadah haji dianggap sebagai ibadah dengan makna dan tujuan yang sangat dalam.

"Dulu, orang naik haji semata-mata hanya karena ibadah. Dulu orang mau naik haji, perjalanan menghabiskan waktu berbulan-bulan. Tidak sedikit masyarakat Indonesia kemudian memilih memperdalam ilmu agama di Tanah Suci sebelum kembali ke Indonesia," terangnya.

baca juga:Tambahan Kuota Haji Tantangan Terberat Petugas Haji

Ia menekankan karena beratnya menunaikan ibadah haji pada zaman dulu sekaligus banyak dari mereka yang memperdalam ilmu agama di Tanah Suci, wajar jika kemudian di Indonesia banyak bermunculan tokoh-tokoh besar termasuk pahlawan nasional yang kembali dari berhaji. Beberapa di antara mereka di antaranya Pangeran Diponegoro, Hasanudin, Cut Nyak Dhien, Hamka, hingga Ahmad Dahlan.  (OL-3)

Berita Terkini

Read More

Poling

Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) menggunakan sistem zonasi menimbulkan polemik di tengah masyarakat. Setujukah Anda dengan kebijakan zonasi tersebut?





Berita Populer

Read More