Rabu 24 April 2019, 09:40 WIB

Lengkapi Imunisasi dan Nutrisi Anak

MI | Humaniora
Lengkapi Imunisasi dan Nutrisi Anak

ANTARA FOTO/Muhammad Adimaja
Imunisasi anak

 

IMUNISASI lengkap dan asupan bernutrisi merupakan dua faktor penting yang harus diperoleh anak agar dapat bertumbuh kembang secara optimal. Orang tua wajib mengupayakan pemenuhan keduanya.

Satgas Imunisasi Pengurus Pusat Ikatan Dokter Anak Indonesia (IDAI) Prof dr Soedjatmiko SpA(K) mengatakan, imunisasi berperan penting untuk melindungi anak dari berbagai penyakit karena dapat meningkatkan kekebalan tubuh bayi dan anak agar mampu melawan penyakit-penyakit menular yang berbahaya.

"Anak yang tidak mendapatkan imunisasi dasar lengkap berpotensi tidak memiliki kekebalan yang spesifik terhadap suatu penyakit sehingga dapat menyebabkan sakit berat, cacat, bahkan meninggal," ujarnya pada diskusi menyambut Pekan Imunisasi Dunia yang digelar IDAI dan Nestl Indonesia, di Jakarta, Senin (22/4).

Baca Juga: Cargill dan RMHC Beril Layanan Imunisasi Anak SD

Beberapa imunisasi yang sudah disediakan pemerintah secara gratis untuk bayi di bawah usia satu tahun ialah imunisasi hepatitis B, polio, BCG, DPT, dan campak.

Pada kesempatan sama, dokter spesialis anak dr Yoga Devaera SpA(K) mengatakan pemberian imunisasi dasar yang lengkap harus dibarengi dengan asupan nutrisi seimbang. "Anak yang kekurangan nutrisi berpotensi mengalami penurunan kemampuan kognitif dan rentan terinfeksi penyakit menular."

Head of Medical and Nutrition Service Department PT Nestl Indonesia, dr Ray Basrowi menambahkan, Nestl berkomitmen mendukung tumbuh kembang anak Indonesia yang sehat, antara lain dengan menyediakan produk makanan pendamping ASI yang disesuaikan dengan kondisi dan kebutuhan si kecil. "Selain itu, kami mendukung pemerintah dalam program menuju Indonesia Sehat melalui edukasi akan pentingnya imunisasi lengkap dan asupan nutrisi seimbang bagi anak." (*/H-2)

Berita Terkini

Read More

Poling

Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) menggunakan sistem zonasi menimbulkan polemik di tengah masyarakat. Setujukah Anda dengan kebijakan zonasi tersebut?





Berita Populer

Read More