Pemerintah Siapkan Bujet Kartu Jokowi

Penulis: Nur Aivanni Pada: Rabu, 24 Apr 2019, 07:15 WIB Ekonomi
Pemerintah Siapkan Bujet Kartu Jokowi

ANTARA FOTO/Wahyu Putro A
Menteri Keuangan Sri Mulyani

ANGGARAN untuk program-program pasangan Joko Widodo-Ma'ruf Amin yang dikemukakan semasa kampanye Pilpres 2019 seperti KIP kuliah, kartu prakerja, dan kartu sembako murah mulai dibahas pemerintah.

Menteri Keuangan Sri Mulyani mengungkapkan hal tersebut seusai sidang kabinet paripurna yang membahas ketersediaan anggaran dan pagu indikatif 2020 di Kompleks Istana Kepresidenan Bogor, Jawa Barat, kemarin.

"Kami mulai menghitung kebutuhan anggaran untuk 2020," kata Sri Mulyani.

Untuk KIP kuliah dan kartu prakerja, imbuh Menkeu, hal itu akan dikoordinasikan kembali dengan kementerian terkait. Ia pun masih belum bisa menyampaikan berapa anggaran untuk program tersebut.

"Presiden tadi minta masih ada perubahan dari sisi KIP kuliah dan kartu prakerja, nanti kita lihat finalnya," katanya.

Terkait dengan kartu sembako murah, dijelaskan Sri Mulyani, rencananya disatukan bersama-sama dengan Program Keluarga Harapan (PKH) dan Bantuan Pangan Nontunai (BPNT).

"Untuk kartu sembako akan redesign bersama-sama dengan PKH dan BPNT untuk bisa dibuat jadi satu kartu yang bisa membantu masyarakat dalam mendapatkan kebutuhan sehari-hari secara affordable," paparnya.

Dalam kesempatan yang sama, Menkeu juga mengatakan pemerintah tengah mempertimbangkan untuk menaikkan iuran peserta jaminan kesehatan bagi kelompok penerima bantuan iuran (PBI).

"Untuk BPJS Kesehatan kita masih akan lakukan review berdasarkan hasil audit dari BPKP. Namun, kita sudah mulai mempertimbangkan untuk menaikkan iuran yang dibayarkan melalui PBI dari yang sekarang ini Rp23 ribu menjadi lebih tinggi lagi," kata Menkeu.

Kemampuan dasar
Saat menanggapi hal itu, ekonom UI Ari Kuncoro menilai kartu-kartu 'sakti' baik KIP kuliah maupun kartu prakerja ditujukan meningkatkan kualitas sumber daya manusia (SDM). Kartu prakerja, kata dia, bisa dimanfaatkan untuk memperbaiki kemampuan dasar.

"Kemampuan dasar kita yang masih lemah itu dua, logika dan bahasa. Kartu prakerja kesempatan untuk memperbaiki skill dasar," kata Ari, kemarin.

Adapun KIP kuliah, tambah Ari, kartu itu bisa memberikan kesempatan bagi anak-anak yang tidak mampu untuk menduduki bangku kuliah. Saat ini, perguruan tinggi menjadi kunci untuk masuk menjadi kelas menengah. "Ini untuk memperkuat kelas menengah. Ini untuk mengoreksi kekurang-an-kekurangan dari sistem pendidikan yang ada," katanya.

Kartu sembako murah, lanjut Ari, bisa digunakan untuk menjaga daya beli masyarakat terutama dari kalangan bawah.

"Kartu ini untuk menjaga daya beli masyarakat terutama dari kalangan bawah. Tapi pengawasannya harus ketat karena bisa saja dimanfaatkan orang-orang mampu. Kunci-nya didistribusi kartunya," tukasnya.

Sebelumnya, dalam sidang kabinet paripurna yang membahas isu  ketersediaan anggaran dan pagu indikatif 2020, Presiden Joko Widodo berharap ekonomi Indonesia bisa tumbuh 5,6% pada 2020.

"Untuk awal kita berasumsi pertumbuhan ekonomi akan berkisar 5,3%-5,6%. Presiden berharap kita bisa pacu sampai 5,6%. Inflasi masih akan tetap terjaga di 2%-4%, serta suku bunga antara 5% dan 5,3%," kata Menkeu. (Ant/X-6)

Berita Terkini

Read More

Poling

Sekelompok pendukung calon presiden nomor urut 02 Prabowo Subianto-Sandiaga Uno, Kamis (9/5), berencana menggelar aksi mendesak KPU untuk mendiskualifikasi pasangan 01 Joko WIdodo-Ma'ruf Amin. Apakah Anda setuju dengan pengerahan massa untuk memaksakan kehendak kepada KPU?





Berita Populer

Read More