Selasa 23 April 2019, 22:20 WIB

KLHK Selidiki Kasus Kayu Eboni Ilegal dari Sulawesi

Dhika Kusuma Winata | Humaniora
KLHK Selidiki Kasus Kayu Eboni Ilegal dari Sulawesi

MI/Rommy Pujianto
Direktur Jenderal Penegakan Hukum Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan Rasio Ridho Sani

 

KEMENTERIAN Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK) terus melakukan penegakan hukum peredaran kayu ilegal.

Kali ini, KLHK bekerjasama dengan Badan Keamanan Laut (Bakamla) menyita dua kontainer berisi kayu eboni tanpa dilengkapi dokumen sah.

"Kami masih melakukan penyelidikan. Segera akan ada tersangkanya," kata Dirjen Penegakan Hukum KLHK Rasio Ridho Sani di Jakarta, Selasa (23/4).

Dua kontainer kayu eboni ilegal tersebut disita di Surabaya, Jawa Timur, pertengahan April lalu. Kayu diangkut dari Pelabuhan Laut Pantoloan, Palu, Sulawesi Tengah menuju Pelabuhan Tanjung Perak Surabaya.

Baca juga : KLHK Tegaskan Bekas Tambang Wajib Direhabilitasi

Diduga, dua kontainer berisi 10 ribu batang kayu dan akan diekspor ke Tiongkok oleh perusahaan kayu di Palu, berinisial UD M.

Direktur Penegakan Hukum Pidana KLHK Yazid Nurhuda mengatakan berdasarkan penaksiran tim penyidik pegawai negeri sipil (PPNS) KLHK, kasus tersebut menimbulkan kerugian Rp1,5 miliar.

Tim penyidik kuga telah mengendus adanya oknum di luar negeri yang sedianya akan membeli kayu eboni tersebut.

Pelaku kejahatan kayu ilegal, ucapnya, menurut Undang-Undang No 41 Tahun 1999 tentang Kehutanan dan Undang-Undang No 18 Tahun 2013 tentang Pencegahan dan Pemberantasan Perusakan Hutan bakal dijerat ancaman penjara 2 tahun sampai dengan 15 tahun serta denda maksimal Rp15 miliar. (OL-8)

Baca Juga

Foto/Yerimia Leo

Peran Internet dalam Perekonomian di Luwuk Banggai

👤mediaindonesia.com 🕔Jumat 27 November 2020, 08:00 WIB
Menurut salah satu peta­ni buah di Luwuk, Ali Muchsin, kehadiran internet di sini membantu meningkatkan penjualan hasil...
ANTARA/Aprillio Akbar

Defisit Sebabkan Keadilan dalam Kebijakan JKN Belum Tercapai

👤Atalya Puspa 🕔Jumat 27 November 2020, 07:45 WIB
Defisit dana program JKN, ekuitas pelayanan kesehatan di era JKN, serta kebijakan kompensasi yang belum berjalan menyebabkan belum...
ANTARA/Galih Pradipta

KemenPan-RB Apresiasi RSDC Wisma Atlet

👤Cahya Mulyana 🕔Jumat 27 November 2020, 07:27 WIB
Wisma Atlet Kemayoran yang dibangun Kementerian PUPR sebagai hunian para atlet Asian Games 2018 kini dijadikan sebagai Rumah Sakit Darurat...

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya