Selasa 23 April 2019, 17:25 WIB

Serangan Teror di Sri Lanka Berkaitan Dengan Tragedi Christchurch

Tesa Oktiana Surbakti | Internasional
Serangan Teror di Sri Lanka Berkaitan Dengan Tragedi Christchurch

(Photo by Jewel SAMAD / AFP)
sebuah mobil setelah meledak ketika polisi berusaha menjinakkan sebuah bom di dekat Kuil St. Anthony di Kolombo pada 22 April 2019,

 

HASIL penyelidikan awal terhadap serangkaian serangan bom bunuh diri di Sri Lanka menunjukkan fakta mengejutkan. Menteri Pertahanan Sri Lanka, Ruwan Wijewardene, mengungkapkan aksi serangan berkaitan dengan pembalasan serangan teror di Christchurch, Selandia Baru.

"Dari investigasi awal membuktikan bahwa serangan yang terjadi di Sri Lanka pada Minggu lalu, merupakan balasan terhadap serangan di masjid kembar Christchurch," ujar Wijewardene kepada Parlemen Sri Lanka.

Baca juga: Korban Tewas Akibat Serangan Teror di Sri Lanka Capai 310 Orang

Seperti diketahui, 50 orang dinyatakan tewas dalam serangan penembakan terhadap dua masjid di Christchurch pada 15 Maret. Lebih lanjut, Wijewardene menuturkan penyelidikan awal juga menunjukkan keterlibatan kelompok militan lokal bernama National Thoeheeth Jama'ath (NTJ). Serangan teror itu juga dikaitkan dengan kelompok Islam radikal di India yang jarang terekspos.

"Kelompok NTJ berada di balik serangan bom bunuh diri. Mereka memiliki hubungan dekat dengan kelompok Jamaat-ul-Mujahideen India (JMI)," jelas Wijewardene.

Tidak banyak informasi terkait JMI, selain laporan yang dirilis tahun lalu. Kelompok tersebut disinyalir berafiliasi dengan kelompok bernama sama di Bangladesh. Wijewardene mengatakan pemerintah mendapat bantuan internasional untuk memperkuat proses penyelidikan.(AFP/OL-6)

Berita Terkini

Read More

Poling

Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) menggunakan sistem zonasi menimbulkan polemik di tengah masyarakat. Setujukah Anda dengan kebijakan zonasi tersebut?





Berita Populer

Read More