Selasa 23 April 2019, 17:20 WIB

Bom Sri Lanka, Polri Tegaskan Tidak Ada WNI Korban dan Pelaku

M. Iqbal Al Machmudi | Internasional
Bom Sri Lanka, Polri Tegaskan Tidak Ada WNI Korban dan Pelaku

antara
Dedi Prasetyo.

 

KAROPENGMAS Mabes Polri Brigjen Pol Dedi Prasetyo mengatakan tidak ada Warga Negara Indonesia (WNI) yang menjadi korban maupun pelaku atas ledakan bom di Sri Lanka pada hari Minggu (21/4).

"Kejadian ledakan bom Sri Lanka sampai dengan hari ini tidak ada Warga Negara Indonesia (WNI)," kata Dedi di Jakarta Selatan, Selasa (23/4).

Pelaku bom bunuh diri yang menewaskan 310 orang tersebut merupakan warga negara Sri Lanka dan bukan WNI yang bernama Ihsan Setiawan yang ramai diperbincangkan masyarakat akhir-akhir ini.

"Setelah dilakukan identifikasi pelaku bom bukanlah Warga Negara Indonesia tapi warga negara Sri Lanka," ujar Dedi Prasetyo.

Salah satu pelaku bom bunuh diri di Sri Lanka berhasil diidentifikasi. Pelakunya bernama Insan Seelawan, yang berasal dari Sri Lanka.

 

Baca juga: Korban Tewas Akibat Serangan Teror di Sri Lanka Capai 310 Orang

 

Sebelumnya, terdapat kabar bahwasannya pelaku bom bunuh diri di tiga gereja dan tiga hotel tersebut bahwa pelaku bernama Insan Setiawan.

Namun, Kementerian Luar Negeri Republik Indonesia telah membantah hal tersebut.

Direktur Perlindungan WNI dan Badan Hukum Indonesia Kemenlu RI, Lalu Muhamad Iqbal, mengatakan KBRI Kolombo telah melakukan komunikasi langsung dengan otoritas keamanan Sri Lanka dan memperoleh bahwa nama yang benar adalah Insan Seelawan, yang berasal dari Sri Lanka.

Bom yang terjadi saat perayaan paskah tersebut diduga berasal dari bom bunuh diri yang menewaskan 310 orang dan ratusan orang luka-luka, bom tersebut meledak di tiga gereja dan tiga hotel. (A-5)

Baca Juga

INSTAGRAM/kbridsm

Berbagi Keceriaan Idulfitri untuk WNI di Tanzania

👤Mediaindonesia.com 🕔Senin 25 Mei 2020, 14:00 WIB
Duta Besar RI Dar es Salaam Prof. Dr. Ratlan Pardede berharap Idulfitri tahun ini tidak kehilangan makna karena keterbatasan yang ada...
AFP/KARIM JAAFAR

Dianggap Langgar Privasi, Aplikasi Covid-19 Qatar Tuai Kecaman

👤Basuki Eka Purnama 🕔Senin 25 Mei 2020, 12:15 WIB
Aplikasi versi Qatar ini juga memaksa pengguna gawai Android untuk mengizinkan akses ke galeri foto dan video serta mengizinkan aplikasi...
AFP/Behrouz MEHRI

Jepang Berencana Cabut Darurat Covid-19

👤Basuki Eka Purnama 🕔Senin 25 Mei 2020, 11:25 WIB
Mayoritas warga menuruti imbauan itu dengan mayoritas jalan di Tokyo menjadi sepi dan angka infeksi covid-19 turun dari 700 per hari...

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya