Caleg Stres Bisa Gunakan BPJS di RSJ Pekanbaru

Penulis: Antara Pada: Selasa, 23 Apr 2019, 09:41 WIB Nusantara
Caleg Stres Bisa Gunakan BPJS di RSJ Pekanbaru

MI/Benny Andriyos
Rumah sakit jiwa di Pekanbaru.

PENGELOLA Rumah Sakit Jiwa (RSJ) Tampan di Kota Pekanbaru, Provinsi Riau, siap menerima calon legislatif yang stres akibat kalah Pemilu 2019 dengan menjaga kerahasiaan identitas pasien. Para caleg stres pun bisa menggunakan layanan BPJS Kesehatan.

"Tinggal pilih kelas berapa, kalau pakai kartu jaminan (BPJS) akan sesuai dengan kelasnya," kata Direktur Utama RSJ Tampan, Hasnelly Djuita, Selasa (23/4).

Mengenai ketersediaan sumber daya manusia, ia menjelaskan ada satu dokter spesialis jiwa anak dan remaja di fasilitas tersebut. Selain itu ada lima psikiater yang bisa jadi rujukan konsultasi bagi caleg stres ketika berobat ke RSJ Tampan.

Pihaknya juga akan menjamin kerahasiaan identitas pasien.

"Identitas (pasien) wajib dijaga, itu rahasia medik. Ada peraturannya, di Undang-Undang sudah ada," katanya.

Baca juga: RSJ Soedjarwadi Siap Tampung Caleg Stres

Ia mengatakan tidak menyiapkan ruang khusus untuk caleg stres di fasilitas kesehatan milik Pemprov Riau tersebut.

Pada prinsipnya, lanjut Hasnelly, RSJ Tampan akan selalu siap menerima pasien.

"Kita harus selalu siap menerima pasien, siapa pun pasien tidak boleh ditolak," ujarnya.

RSJ Tampan merupakan fasilitas kesehatan di bawah naungan Pemprov Riau yang berlokasi di Jalan HR Soebrantas, Kota Pekanbaru.

Selain menjadi satu-satunya rumah sakit di Riau yang merawat pasien jiwa, tempat ini juga terdapat layanan rehabilitasi narkoba atau Napza.

Lembaga ini juga menjadi tempat paling ramai jelang pesta demokrasi, karena jadi tujuan bakal caleg untuk mendapatkan surat keterangan kesehatan jiwa, guna menjelaskan kewarasan seseorang sebagai syarat untuk Pemilu 2019.

Jelang Pemilu 2019, RSJ Tampan sudah mengeluarkan lebih dari 2.000 surat keterangan kesehatan jiwa. (OL-2)

Berita Terkini

Read More

Poling

Sekelompok pendukung calon presiden nomor urut 02 Prabowo Subianto-Sandiaga Uno, Kamis (9/5), berencana menggelar aksi mendesak KPU untuk mendiskualifikasi pasangan 01 Joko WIdodo-Ma'ruf Amin. Apakah Anda setuju dengan pengerahan massa untuk memaksakan kehendak kepada KPU?





Berita Populer

Read More