Kedokteran Presisi Efektif Cegah Penyakit Genetik

Penulis: MI Pada: Selasa, 23 Apr 2019, 09:35 WIB Humaniora
Kedokteran Presisi Efektif Cegah Penyakit Genetik

Grafis/Seno
ilustrasi

UNIVERSITAS Indonesia (UI) mengukuhkan dua guru besar baru dari Fakultas Kedokteran, yakni Prof Asmarinah sebagai guru besar bidang ilmu biologi kedokteran dan Prof Ismail sebagai guru besar bidang ilmu ortopedi.

Dalam seremoni pengukuhannya, Asmarinah berharap, kedokteran presisi (precision medicine) kian berkembang dan digunakan sebagai metode diagnosis penyakit.

"Pengobatan penyakit pada pasien harus memperhatikan profil genetik dan epigenetik yang dimiliki untuk menciptakan diagnosis, penyembuhan, atau pencegahan penyakit," katanya, dalam pidato pengukuhan bertajuk Arah Perkembangan Kedokteran di Masa Depan, di gedung FKUI Jakarta, akhir pekan lalu.

Baca Juga: Sulitnya Penanganan Penyakit Langka

Ia mencontohkan pengalaman aktris Hollywood, Angelina Jolie, yang melakukan pengangkatan payudara untuk mencegah kanker. Sebelumnya, Jolie melakukan tes DNA dan diketahui membawa gen kanker.

Selain kanker, Dekan FKUI Prof Ari Fahrial Syam mengatakan, metode kedokteran presisi bisa dilakukan pada pembawa gen alzheimer dan diabetes. (Dhk/H-3)

Berita Terkini

Read More

Poling

Sekelompok pendukung calon presiden nomor urut 02 Prabowo Subianto-Sandiaga Uno, Kamis (9/5), berencana menggelar aksi mendesak KPU untuk mendiskualifikasi pasangan 01 Joko WIdodo-Ma'ruf Amin. Apakah Anda setuju dengan pengerahan massa untuk memaksakan kehendak kepada KPU?





Berita Populer

Read More