Selasa 23 April 2019, 09:02 WIB

Bom Mobil Meledak di Dekat Gereja Sri Lanka

Willy Haryono | Internasional
Bom Mobil Meledak di Dekat Gereja Sri Lanka

AFP/Jewel SAMAD
Garis polisi dipasang di sekitar pecahan mobil yang meledak di dekat Gereja St Anthony's Shrine di Colombo, Sri Lanka.

 

SEBUAH mobil meledak di dekat satu dari beberapa gereja di Sri Lanka yang dilanda serangan bom. Ledakan terjadi saat petugas berusaha menjinakkan bom yang diduga berada di dalam mobil tersebut pada Senin (22/4).

Dilansir dari laman Global News, kepolisian Sri Lanka diketahui sedang berusaha menjinakkan tiga bom yang diduga kuat berada di dalam sebuah mobil van. Namun, ketiga bom itu meledak di tengah upaya penjinakan.

Ledakan membuat aparat keamanan dan warga sekitar berlari menjauh dari lokasi sekitar gereja St Anthony's Shrine di Colombo. Meski ketiga bom meledak, tidak ada korban jiwa maupun luka.

"Mobil meledak saat unit penjinak bom dari STF (Gugus Tugas Khusus Kepolisian Sri Lanka) dan Angkatan Udara berusaha menjinakkannya," ujar seorang saksi mata.

Baca juga: Sri Lanka Berlakukan Status Darurat

Rentetan bom di hotel dan gereja di Sri Lanka di momen Hari Raya Paskah 2019 pada Minggu (21/4) menewaskan hampir 300 orang dan melukai 500 lainnya. Pemerintah Sri Lanka menyebut serangan dilancarkan grup militan lokal National Thowheeth Jama'ath (NTJ).

Saat ini otoritas Sri Lanka sedang menyelidiki apakah NTJ mendapatkan dukungan dari kelompok teroris internasional. Total 24 orang telah ditangkap terkait pengeboman ini.

"Kami tidak percaya serangan ini dilakukan sekelompok orang yang ada di dalam negara ini. Ada jaringan internasional, dan tanpa mereka, serangan ini tidak berhasil," kata juru bicara kabinet pemerintahan Sri Lanka Rajitha Senaratne.

Selain bom di mobil van, 87 detonator bom juga ditemukan kepolisian Sri Lanka di terminal bus utama negara tersebut. Di hari yang sama, ditemukan juga bom pipa di Bandara Internasional Sri Lanka.

Meski berhasil dijinakkan, penemuan bom pipa sempat menggegerkan bandara dan membuat sejumlah penerbangan ditunda. (Medcom/OL-2)

Baca Juga

Antara

Lagi, Warga Negara Kanada Dihukum Mati di Tiongkok

👤mediaindonesia.com 🕔Kamis 06 Agustus 2020, 20:55 WIB
PENGADILAN Tiongkok, menjatuhi hukuman mati terhadap warga negara Kanada Xu Weihong atas tuduhan memproduksi obat-obatan terlarang, Kamis...
AFP/Franck Fife

Macron, Pemimpin Dunia Pertama yang Kunjungi Ledakan Beirut

👤Faustinus Nua 🕔Kamis 06 Agustus 2020, 17:23 WIB
Presiden Prancis terbang ke Beirut, Libanon, pada Kamis waktu setempat. Dia dijadwalkan langsung mengunjungi lokasi ledakan, setelah...
Ilustrasi

Covid-19, Papua Nugini Hentikan Operasional Tambang Terbesar

👤Faustinus Nua 🕔Kamis 06 Agustus 2020, 16:41 WIB
Pandemi virus korona (covid-19) yang telah mewabah di Papua Nugini memaksa penutupan tambang terbesar di negara...

Berita Terkini

Selengkapnya

Top Tags

BenihBaik.com

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya