Dianggap Menghasut, Rizieq Shihab Dilaporkan ke Bareskrim Polri

Penulis: Rahmatul Fajri Pada: Senin, 22 Apr 2019, 17:00 WIB Politik dan Hukum
Dianggap Menghasut, Rizieq Shihab Dilaporkan ke Bareskrim Polri

MI/Dita Alangkara
Ketua Umum FPI Habib Muhammad Rizieq Shihab

MASYARAKAT Peduli Indonesia melaporkan imam besar Front Pembela Islam (FPI) Habib Rizieq Shihab ke Bareskrim Polri atas dugaan melakukan penghasutan untuk tidak percaya pada hasil Pemilu.

Juru bicara Masyarakat Peduli Indonesia Ade Armando mengatakan pada video yang beredar di WhatsApp, terdapat pernyataan dari Habib Rizieq bahwa ia mengatakan pemerintah telah melakukan kecurangan pada Pilpres kali ini. Sehingga, ia meminta pasangan calon presiden dan wakil presiden nomor urut 02 Prabowo Subianto dan Sandiaga Uno untuk tidak menerima utusan dari tim Joko Widodo untuk berunding soal Pilpres.

Baca juga: Jokowi-Amin Menang, Habib Rizieq Siap Dijemput Pulang

"Dia mengatakan Pak Prabowo dan Sandi jangan mau menemui tim Jokowi, karena menurut dia rezim yang sekarang ini sudah melakukan kejahatan demokrasi seperti kecurangan Pemilu yang masif, struktural, dan sistematis," kata Ade, ketika ditemui di Bareskrim Polri, Jakarta, Senin (22/4).

Ade menilai pernyataan Rizieq tersebut sebagai sikap yang mendorong masyarakat untuk tidak percaya hasil dari Pemilu.

"Itu termasuk menghasut masyarakat untuk tidak percaya pada hasil Pemilu. Bisa dikenakan pasal 160 KUHP soal penghasutan," kata Ade.

Dalam laporannya, Ade juga menyertakan rekaman video yang beredar di WhatsApp tersebut sebagai barang bukti. (OL-6)

Berita Terkini

Read More

Poling

Sekelompok pendukung calon presiden nomor urut 02 Prabowo Subianto-Sandiaga Uno, Kamis (9/5), berencana menggelar aksi mendesak KPU untuk mendiskualifikasi pasangan 01 Joko WIdodo-Ma'ruf Amin. Apakah Anda setuju dengan pengerahan massa untuk memaksakan kehendak kepada KPU?





Berita Populer

Read More