Luhut Ingin Bertemu Prabowo, BPN: Tak Ada Hal yang Genting

Penulis: Rahmatul Fajri Pada: Senin, 22 Apr 2019, 16:52 WIB Politik dan Hukum
Luhut Ingin Bertemu Prabowo, BPN: Tak Ada Hal yang Genting

MI/Susanto
Juru Bicara Badan Pemenangan Nasional (BPN) Prabowo-Sandiaga, Andre Rosiade

JURU Bicara Badan Pemenangan Nasional (BPN) Andre Rosiade mempertanyakan perihal adanya pertemuan Menteri Koordinator Kemaritiman Luhut Binsar Panjaitan dengan Calon Presiden nomor urut 02 Prabowo Subianto. Ia merasa kondisi saat ini baik-baik saja, sehingga pertemuan belum dirasa sangat diperlukan.

"Emang ada apa? Ngotot banget. Pak jokowi dan Pak Prabowo baik-baik saja. Masyarakat juga baik-baik aja. Tidak ada hal yang genting untuk bertemu, kan?," kata Andre ketika ditemui di Media Center Prabowo-Sandi, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, Senin (22/4).

Baca juga: Luhut Sebut Sejak Awal Prabowo Bersedia untuk Bertemu

Andre malah mempertanyakan perihal Luhut yang terlihat sangat ingin bertemu dengan Prabowo Subianto. Daripada menggelar pertemuan, ia merasa, kedua pihak menjaga proses Pemilu hingga selesai.

"Kenapa pak luhut semangat banget ya? Mau ngapain? Kan aneh. Kita lagi berproses Pemilu. Lagi perhitungan suara, seluruh relawan dan pendukung kami lagi konsentrasi di kecamatan menjaga proses penghitungan ini," kata Andre.

Meski demikian, Andre tidak menolak jika keduanya melakukan pertemuan. Andre menyarankan lebih baik pertemuan diselenggarakan ketika proses Pemilu sudah selesai. "Nanti abis proses selesai. Abis lebaran aja bertemu sudah paling pas," kata Andre.

Baca juga: Pertemuan dengan Luhut Kemarin Batal Karena Prabowo Flu

Prabowo sebelumnya disebut akan bertemu dengan Luhut Binsar Pandjaitan yang diutus Jokowi untuk menjadwalkan pertemuan Prabowo dan Jokowi.

Pertemuan seyogianya digelar pada Minggu (21/4) di Jalan Kertananegara, Jakarta. Namun, jelas Luhut, pertemuan itu urung terlaksana lantaran Prabowo terkena flu. (OL-6)

Berita Terkini

Read More

Poling

Sekelompok pendukung calon presiden nomor urut 02 Prabowo Subianto-Sandiaga Uno, Kamis (9/5), berencana menggelar aksi mendesak KPU untuk mendiskualifikasi pasangan 01 Joko WIdodo-Ma'ruf Amin. Apakah Anda setuju dengan pengerahan massa untuk memaksakan kehendak kepada KPU?





Berita Populer

Read More