Satgas Pangan Siap Tindak Para Spekulan

Penulis: Rendy Ferdiansyah Pada: Senin, 22 Apr 2019, 15:29 WIB Nusantara
Satgas Pangan Siap Tindak Para Spekulan

MI/Dwi Apriani
Satgas Pangan mengingatkan agar para distributor tidak boleh menaikkan harga pangan seenaknya.

KETUA Satgas Pangan Provinsi Bangka Belitung, Ajun Komisaris Besar Indra Krismayadi menegaskan akan mengambil tindakan, jika ada pedagang atau distributor yang berani menimbun dan menaikkan harga seenaknya.

"Kalau ada ulah spekulan nakal, kita langsung saja proses. Jangan pernah ada pedagang atau distributor yang menimbun atau seenaknya menaikkan harga," kata Indra Krismayadi dalam rakor bersama di Hotel Bangka City, Senin (22/4).

Satgas Pangan akan turun langsung bersama satgas pangan di kabupaten/kota untuk memantau harga dan memanggil apabila ada kenaikan harga.

"Memang ada beberapa pihak kita panggil. Sifatnya persuasif, kita cari tahu duduk persoalannya dan solusinya," imbuhnya.

Ia meminta, agar para pedagang, baik distributor hingga pengecer untuk tidak berpikir memperkaya diri sendiri, dengan memanfaatkan kesempatan momentum hari besar keagamaan untuk menaikkan harga.

"Jangan karena ada ruwahan ayam dinaikkan, kalau ada kita panggil, pucat nanti dia, karena ganti baju orange. Jadi tersangka dia jadi stres. Lebih baik baju biasa, jual harga biasa," ingatnya.

baca juga: Bawang Putih Langka, Harga Naik Jadi Rp70 Ribu per Kg

Indra juga mengharapkan tidak ada pelaku pasar yang akan diperiksa oleh Satgas Pangan Indra menegaskan bahwa kenaikan harga harus betul-betul diantisipasi supaya tidak dikuasai spekulan dan broker.

"Kami sudah perintahkan Kasat Reskrim Kabupaten/Kota untuk menindaklanjuti dan memanggil pelaku pasar dan stakeholder," tegasnya. (OL-3)

 

Berita Terkini

Read More

Poling

Sekelompok pendukung calon presiden nomor urut 02 Prabowo Subianto-Sandiaga Uno, Kamis (9/5), berencana menggelar aksi mendesak KPU untuk mendiskualifikasi pasangan 01 Joko WIdodo-Ma'ruf Amin. Apakah Anda setuju dengan pengerahan massa untuk memaksakan kehendak kepada KPU?





Berita Populer

Read More