Syukuran Kemenangan, Moeldoko: Perjuangan belum Selesai

Penulis: Dero Iqbal Mahendra Pada: Minggu, 21 Apr 2019, 20:15 WIB Politik dan Hukum
Syukuran Kemenangan, Moeldoko: Perjuangan belum Selesai

MI/DERO IQBAL MAHENDRA
Kepala Staf Kepresidenan (KSP) yang juga Ketua Harian Tim Kampanye Nasional (TKN) Moeldoko

KETUA Harian Tim Kampanye Nasional (TKN) Jokowi-Ma'ruf Amin, Moeldoko menekankan bahwa perjuangan belum selesai. Hal tersebut dirinya tekankan dalam kegatan syukuran yang dilakukan oleh para relawan di rumah aspirasi di Jakan Proklamasi Jakarta, Minggu (21/4).

Menurut Moeldoko perjuangan baru dapat dikatakan usai ketika KPU mengumumkan hasil rapat plenonya.

"Saya mengingatkan bahwa perjuangan belum selesai. Kita masih punya tanggung jawab yang kuat untuk mengawal perhitungan suara dan perjalanan kotak suara sehingga tidak ada penyimpangan dimana mana. Untuk itu harus kita harus kawal," tegas Moeldoko.

Ia mengingatkan kepada para relawan agar tidak berpuas diri dan merasa menang. Sebab menurut Moeldoko kemenangan baru berakhir ketika KPU mengumumkan hasil rapat plenonya.

Untuk itu dirinya kembali menghimbau agar pendukung dan simpatisan 01 untuk bersabar menunggu.

Baca juga: Prabowo Seharusnya Belajar dari Ahok

Terkait dengan kegiatan syukuran tersebut Moeldoko merasa sangat luar biasa dukungan yang diberikan oleh para relawan yang telah berjuang 7 bulan lebih dan mengorbankan waktu, tenaga dan pikiran tana paksaan.

Oleh sebab itu dirinya mengizinkan sejumlah pihak yang meminta izin untuk merayakan kemenangan 01 sesuai hasil quick count.

Dalam acara tersebut dihadiri ratusan orang yang sangat antusias dengan mengenakan kemeja putih putih bertuiskan Jokowi-Amien 01. Acara diisi dengan sejumlah hiburan dan menyanyi bersama. Terlihat juga sejumlah orang yang memainkan rebana sambil melantunkan solawat dalam acara tersebut. (OL-7)

Berita Terkini

Read More

Poling

Sekelompok pendukung calon presiden nomor urut 02 Prabowo Subianto-Sandiaga Uno, Kamis (9/5), berencana menggelar aksi mendesak KPU untuk mendiskualifikasi pasangan 01 Joko WIdodo-Ma'ruf Amin. Apakah Anda setuju dengan pengerahan massa untuk memaksakan kehendak kepada KPU?





Berita Populer

Read More