Petugas TPS yang Meninggal di Sulbar Dianggap Pahlawan Demokrasi

Penulis: Antara Pada: Minggu, 21 Apr 2019, 20:15 WIB Politik dan Hukum
Petugas TPS yang Meninggal di Sulbar Dianggap Pahlawan Demokrasi

Ist
Ilustrasi

PETUGAS keamanan tempat pemungutan suara (TPS) 8 Lembang Lembang Kecamatan Limboro Kabupaten Polewali Mandar, Sulawesi Barat (Sulbar) yang meninggal saat menjalankan tugas dianggap pahlawan demokrasi.

Anggota KPU Sulbar, Farhanuddin di Mamuju, Minggu mengatakan, dari data yang diperoleh dari KPU Polewali Mandar, petugas pengamanan di TPS 8 Lembang Lembang, Kecamatan Limboro yang meninggal bernama Abdul Talib.

Ia mengatakan, sejak pertengahan bulan ini almarhum telah bertugas ikut mendirikan TPS, dan kemudian begadang menjaga logistik pemilu sampai akhirnya meninggal dunia karena kelelahan.

"Mereka yang wafat saat bertugas menyelenggarakan pemilu adalah pahlawan demokrasi, semangat dan pengorbanan mereka adalah inspirasi bagi kami untuk terus bekerja menyelesaikan berbagai tahapan pemilu ke depannya," kata Farhanuddin.

Baca juga: Dua Polisi Meninggal Saat Kawal Pemilu di NTT

KPU Provinsi Sulbar menggelar doa bersama untuk para penyelenggara pemilu yang wafat saat menjalankan tugas diberbagai daerah di Indonesia.

Farhanuddin mengatakan, selain doa bersama, KPU Sulbar akan menghimpun dana bagi keluarga almarhum yang ditinggalkan. "Kami mendoakan semoga arwah mereka mendapat tempat terbaik disisinya, mereka telah berjuang ntuk terselenggaranya pemilu dengan baik," ujarnya.

Ia mengatakan, duka mendalam telah menyelimuti jajaran penyelenggara pemilu di tanah air, belasan penyelenggara pemilu di tingkat TPS atau KPPS juga dilaporkan meninggal dunia saat menjalankan tugas pemungutan dan penghitungan suara di berbagai daerah di Indonesia.

"Korban lainnya dilaporkan merupakan penyelenggara TPS di provinsi Jawa Barat, kami turut merasakan duka mendalam atas wafatnya para penyelenggara pemilu saat menjalankan tugas," katanya. (OL-7)

Berita Terkini

Read More

Poling

Sekelompok pendukung calon presiden nomor urut 02 Prabowo Subianto-Sandiaga Uno, Kamis (9/5), berencana menggelar aksi mendesak KPU untuk mendiskualifikasi pasangan 01 Joko WIdodo-Ma'ruf Amin. Apakah Anda setuju dengan pengerahan massa untuk memaksakan kehendak kepada KPU?





Berita Populer

Read More