Madina Kehilangan Bupati Usai Pemilu

Penulis: Yoseph Pencawan Pada: Minggu, 21 Apr 2019, 19:30 WIB Politik dan Hukum
Madina Kehilangan Bupati Usai Pemilu

ist
Bupati Mandailing Natal, Dahlan Hasan Nasution

SATU hari setelah pemungutan suara, Bupati Mandailing Natal, Dahlan Hasan Nasution, ternyata memutuskan meletakkan jabatan yang masih tersisa dua tahun lagi.

Hal itu berdasarkan surat pengunduran diri Dahlan yang beredar di kalangan media di Sumut, Minggu (21/4), dan sudah dibenarkan oleh yang bersangkutan.

Dalam suratnya, Dahlan yang juga sebagai Ketua Dewan Penasihat Nusantara untuk Jokowi atau N4J, memohon kepada Presiden Joko Widodo untuk berhenti dari jabatannya sebagai Bupati.

Surat tersebut didahului ungkapan rasa kekecewan terhadap hasil Pemilu 2019. Dan pada alenia kedua, dia menyampaikan berbagai pembangunan yang sudah dilaksanakan di daerahnya seperti pelabuhan, rumah sakit, jalan lintas dan bandar udara.

Meski demikian dia menganggap belum berhasil memperbaiki pola pikir masyarakat dalam mendukung berbagai pembangunan tersebut.

"Untuk itu kami menyampaikan permohonan maaf yang sebesar-besarnya kepada Bapak Presiden dan sebagai ungkapan rasa tanggung jawab atas ketidak nyamanan ini dengan segala kerendahan hati izinkan kami menyampaikan permohonan untuk berhenti sebagai Bupati Mandailing Natal," tulis Dahlan dalam suratnya.

Selanjutnya, dalam surat bertanggal 18 April 2019 itu ia juga menulis meski nanti tidak menjabat lagi sebagai Bupati, tetapi akan tetap setia kepada Joko Widodo dan berjanji siap membantu jika dibutuhkan.

Yang menarik, meski ditujukan kepada Presiden Joko Widodo, tetapi surat tersebut ditembuskan ke Menko Perekonomian.

Baca juga: Rp30 Miliar Disiapkan untuk Pembangunan Jembatan CSW

Saat dikonfirmasi, Dahlan mengakui dirinya telah membuat surat itu. Namun ia tidak bersedia merinci alasan pengunduran diri, terutama terkait dengan hal yang dikecewakannya terhadap hasil Pemilu 2019. Padahal, hasil resmi Pemilu 2019 baru akan diumumkan KPU pada 22 Mei 2019.

"Sebagaimana surat itu saja, tidak usah yang lain-lain," kata dia singkat.

Berdasarkan penghitungan resmi KPU per tanggal Minggu (21/4) pukul 16.15 WIB, data suara Pilpres yang sudah masuk baru berasal dari 160 TPS, atau 12,06% dari 1.326 TPS yang ada di kabupaten Madina.

Untuk sementara, pasangan Nomor Urut 02 Prabowo-Sandi unggul jauh dari pasangan Nomor Urut 01 Jokowi-Ma'ruf dengan angka 14.245 suara berbanding 2.746 suara.

Dahlan yang lahir di Sopotinjak pada 11 Mei 1958 mengawali karirnya menjadi kepala daerah sebagai Pj. Bupati Madina pada 2005. Enam tahun kemudian, alumnus Universitas Medan Area itu definitif menjabat sebagai Wakil Bupati Madina.

Pada 2013, ia menjadi Plt Bupati Madina setelah sang Bupati Hidayat Batubara tersangkut kasus korupsi. Setahun kemudian ia terpilih sebagai Bupati dan pada 2016 Dahlan kembali memenangkan Pilkada sebagai petahana. (OL-7)

Berita Terkini

Read More

Poling

Sekelompok pendukung calon presiden nomor urut 02 Prabowo Subianto-Sandiaga Uno, Kamis (9/5), berencana menggelar aksi mendesak KPU untuk mendiskualifikasi pasangan 01 Joko WIdodo-Ma'ruf Amin. Apakah Anda setuju dengan pengerahan massa untuk memaksakan kehendak kepada KPU?





Berita Populer

Read More