Bima Arya Luncurkan Program Kota Bogor Berlari

Penulis: Dede Susianti Pada: Minggu, 21 Apr 2019, 18:15 WIB Megapolitan
Bima Arya Luncurkan Program Kota Bogor Berlari

MI/Dede Susianti
Wali Kota Bogor Bima Arya (kanan) didampingi Wakil Wali Kota Bogor Dedie A Rachim meluncurkan program Berlari, Minggu (21/4).

BIMA Arya dan Dedie A Rachim di hari pertama pascadilantik sebagai Wali Kota dan Wakil Wali Kota Bogor periode 2019-2024, langsung tancap gas.

Di acara inagurasinya pada Minggu (21/4) siang, di Plaza Balaikota, Jalan Juanda, Kota Bogor, Bima-Dedie meluncurkan program besar 'Berlari;. Bima dengan tegas menyatakan di periode keduanya itu tidak ada lagi program 100 hari kerja. Akan tetapi, setiap hari bekerja dan Bogor harus berlari.

"Saya ingin nyatakan bahwa tidak akan ada program 100 hari, karena pemerintah Kota Bogor setiap hari kan berlari untuk mengantarkan warganya menjadi warga yang bangga kepada Kota Bogor," tegas Bima, di pidato perdananya pascapelantikan.

Bima menginstruksikan jajaran Pemerintah Kota Bogor mempersiapkan stamina. "Mari wujudkan Bogor berlari. Ke depan insya Allah tidak ada hari tanpa berlari, berlari, mewujudkan mimpi Kota Bogor," tuturnya.

Bima mengatakan program Berlari itu antara lain meliputi memperbaiki Pasar Bogor, membangun Suryakancana, membangun usaha menengah, kecil dan mikro (UMKM), serta memberdayakan warga.

Selain itu, lanjut Bima, 'berlari' agar tidak menimbulkan macet dan 'berlari' menjaga Sungai Ciliwung agar menjadi pekarangan Kota Bogor. Kemudian, 'berlari' membenahi Taman Topi dan stasiun menjadi bersih dan nyaman serta memudahkan perjalanan warga. Tidak ketinggalan pula, 'berlari' untuk mmebangun infrastruktur R3 (ring road regional).

"Dengan bantuan dari berbagai pihak, dengan bantuan Gubernur DKI Jakarta dan oleh presiden. Siapa pun presidennya, mari berlari untuk menjadikan Kota Bogor tuan rumah di kota sendiri," ungkap Bima.

Kota Keluarga
Di periode keduanya itu, Bima menegaskan ingin melakukan perubahan, menuntaskan hal-hal yang belum tuntas dilakukannya di 5 (lima) tahun periode pertama.

"Bogor ke depan akan kita ikhtiarkan dengan tidak putus menjadi kota yang ramah dan layak untuk keluarga. Karena ujung-ujungnya semua adalah tentang keluarga. Kota yang layak bagi para suami yang cari nafkah, kota yang layak bagi para ibu-ibu atau perempuan untuk menghidupi rumah tangganya barangkali. Kota yang layak bagi anak- anak untuk menempuh pendidikannya," tutur Bima.

Dia menekankan meski infrastruktur itu penting, membangun bukan hanya infrastruktur. Menurutnya, perlu juga membangun karakter, membangun insan yang kosmopolitan.

"Insan yang kosmopolitan adalah anak-anak muda yang kokoh nilai lokalnya. Nyunda, cinta orang Bogor, tetapi di saat yang sama, kokoh nasionalismenya sesuai empat pilar," tutur Bima.

Saat itu Bima pun secara resmi memperkenalkan wakil wali kota yang baru Dedie A Rachim.

"Dalam berbagai kesempatan saya sampaikan, uang rakyat harus kembali ke rakyat. Harus memberikan mafaat jangan pernah mampir ke kantong pejabat. Saya bersyukur dan berbangga hati di samping saya, mitra saya, ada sosok yang integritas, beliau dari KPK," kata Bima seraya mengajak Dedie ke panggung.

Dedie A Rachim mengundurkan diri dari jabatannya sebagai direktur Pembinaan Jaringan dan Kerja Sama Antar-Komisi dan Instansi di Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) pada Desember 2017. Ia maju sebagai calon wakil wali Kota Bogor mendampingi Bima Arya dalam Pilkada.

Selaku wakil wali kota, Dedie A Rachim mengatakan dirinya akan membantu wali kota dengan sepenuh hati.

"Seperti yang dipaparkan Kang Bima tadi, insya Allah akan saya dukung secara tulus. Insya allah, saya akan turut serta dan bekerja, menyongsong Bogor menjadi lebih maju. Mohon doa pada sesepuh, tetua dan warga Bogor. Mudah-mudahan ikhtiar dan niat baik saya untuk mendapingi Kang Bima mendapatkan restu dari semua," pungkasnya.

Bima dan Dedie dilantik sebagai Wali Kota Bogor dan Wakil Wali Kota Bogor periode 2019-2024, oleh Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil, Sabtu (20/4).

Sebagai ucapan syukur dan terimakasih, Bima-Dedie menggelar serangkaian kegiatan pada Minggu. Di Minggu pagi Bima dan Dedie konvoi mengelilingi jalur Sistem Satu Arah (SSA) atau sekeliling Kebun Raya Bogor-Isatana Bogor. Bima menyapa warga di sela-sela acara hari bebas kendaraan bermotor.

Acara kemudian dilanjutkan dengan inagurasi. Selain Zulkifli Hasan, hadir sejumlah tokoh nasional. Mereka di antaranya mantan Ketua KPK Taufiqurrahman, Bupati Bogor, Wakil Wali Kota Palu, Wali Kota Tanggerang, dan Wali Kota Jambi. (A-2)

 

Berita Terkini

Read More

Poling

Sekelompok pendukung calon presiden nomor urut 02 Prabowo Subianto-Sandiaga Uno, Kamis (9/5), berencana menggelar aksi mendesak KPU untuk mendiskualifikasi pasangan 01 Joko WIdodo-Ma'ruf Amin. Apakah Anda setuju dengan pengerahan massa untuk memaksakan kehendak kepada KPU?





Berita Populer

Read More