Kemenangan Jokowi-Amin Kian Pasti

Penulis: Antara Pada: Minggu, 21 Apr 2019, 17:15 WIB Politik dan Hukum
Kemenangan Jokowi-Amin Kian Pasti

MI/MOHAMAD IRFAN
Sekjen PDI Perjuangan Hasto Kristiyanto

SEKRETARIS Jenderal PDI Perjuangan Hasto Kristiyanto melihat kemenangan pasangan capres-cawapres Jokowi-Ma'ruf serta PDI Perjuangan semakin pasti berdasarkan hasil rekapituasi suara Pemilu 2019 secara berjenjang, demikian menurut Hasto pada Minggu (21/4).

Hal itu, ujarnya, dengan melihat rekapitulasi suara secara berjenjang bersumber pada dokumen C1 Tim Kampanye Nasional (TKN) 01 dan Badan Saksi Pemilu Nasional (BSPN) PDI Perjuangan.

"Sampai Minggu, data C1 yang merupakan berita acara rekapitulasi suara di TPS, telah diinput sebanyak 119.141 data C1," katanya.

Menurut Hasto, berdasarkan basis data C1 yang telah diinput, pasangan capres-cawapres 01, Jokowi-Ma'ruf memperoleh suara sementara 56,74%, sedangkan pasangan capres-cawapres 02 Prabowo Subianto-Sandiaga Uni memperoleh suara sementara 43,26%.

Sementara itu, PDI Perjuangan memperoleh suara sementara 2,3%. Gambaran perolehan suara baik melalui exit poll, quick count, maupun real count secara konsisten, menurut dia, menunjukkan hasil yang tidak jauh berbeda.

Baca juga: Respons Positif Hasil Hitung Cepat akan Berlanjut

Konsistensi berbagai metode hitung kian menegaskan bahwa quick count menjadi instrumen kontrol perolehan hasil akhir,katanya.

Menurut dia, saat ini masih ada upaya untuk melakukan delegitimasi terhadap penyelenggara pemilu. "Para elite politik sebaiknya ikut
menjaga suasana kondusif. Klaim terhadap hasil perolehan suara boleh saja, tapi harus disertai data dan keberanian untuk menampilkan dapur pusat perhitungannya," katanya.

Hasto menegaskan, PDI Perjuangan sudah menunjukkan di depan pers bagaimana sistem penghitungan suara, kamar hitung, dan infrastruktur sistem penghitungan sebagai bagian dari transparansi dan akuntabilitas publik. BPN dan Partai Gerindra hingga saat ini belum menunjukkan hal itu," katanya.

Menurut dia, apa yang tercermin dari kemenangan Jokowi-Ma'ruf dan PDI Perjuangan, menunjukkan bahwa kekuatan nurani rakyat lah yang terbukti hadir sebagai benteng politik putih, politik kebenaran itu.

"Terbukti di TPS Amien Rais dan Habib Rizieq, Jokowi-Ma'ruf Amin menang. Artinya suara rakyat mengekspresikan kebenaran dalam politik. Berbagai jurus hoaks dan bicara tidak santun, tidak diterima oleh publik," katanya. (OL-7)

Berita Terkini

Read More

Poling

Sekelompok pendukung calon presiden nomor urut 02 Prabowo Subianto-Sandiaga Uno, Kamis (9/5), berencana menggelar aksi mendesak KPU untuk mendiskualifikasi pasangan 01 Joko WIdodo-Ma'ruf Amin. Apakah Anda setuju dengan pengerahan massa untuk memaksakan kehendak kepada KPU?





Berita Populer

Read More