Tidak ada WNI jadi Korban Pengeboman di Sri Lanka

Penulis: Denny Parsaulian Sinaga Pada: Minggu, 21 Apr 2019, 16:45 WIB Internasional
Tidak ada WNI jadi Korban Pengeboman di Sri Lanka

ISHARA S. KODIKARA / AFP
Personel keamanan Sri Lanka berjalan melewati mayat-mayat yang diselimuti selimut di tengah puing-puing ledakan di Kuil St. Anthony

Indonesia mengecam keras aksi pengeboman di berbagai lokasi di Sri Lanka pada Minggu (21/4), sekitar pukul 09.00 (waktu setempat).

Pemerintah dan rakyat Indonesia menyampaikan duka cita mendalam kepada korban dan keluarga korban.

"Kedutaan Besar Republik Indonesia di Kolombo terus memantau perkembangan situasi dan telah berkoordinasi dengan otoritas keamanan, rumah sakit, dan Perhimpunan WNI setempat," bunyi pernyataan resmi pemerintah Indonesia.

Hingga saat ini belum ada informasi mengenai WNI yang menjadi korban dalam insiden tersebut.

Baca juga: Serangan Bom di Sri Lanka Renggut Sedikitnya 138 Jiwa

Terdapat sekitar 374 WNI di Sri Lanka, termasuk 140 di Kolombo, ibu kota Sri Lanka.

Pemerintah Indonesia meyakini bahwa Pemerintah Sri Lanka dapat mengatasi situasi dengan baik, dan juga bersedia memberikan bantuan yang diperlukan.

Pemerintah menghimbau agar WNI di Sri Lanka untuk tetap waspada dan berhati-hati serta mengikuti arahan dari otoritas keamanan setempat.

Bagi keluarga dan kerabat yang membutuhkan informasi lebih lanjut dan bantuan konsuler, dapat menghubungi hotline KBRI Kolombo +94772773127. (RO/OL-7)

Berita Terkini

Read More

Poling

Sekelompok pendukung calon presiden nomor urut 02 Prabowo Subianto-Sandiaga Uno, Kamis (9/5), berencana menggelar aksi mendesak KPU untuk mendiskualifikasi pasangan 01 Joko WIdodo-Ma'ruf Amin. Apakah Anda setuju dengan pengerahan massa untuk memaksakan kehendak kepada KPU?





Berita Populer

Read More