Jokowi : Isu Kekacauan Pasca Pemilu Jangan Dibesar-besarkan

Penulis: Akmal Fauzi Pada: Sabtu, 20 Apr 2019, 18:50 WIB Politik dan Hukum
Jokowi : Isu Kekacauan Pasca Pemilu Jangan Dibesar-besarkan

MI/RAMDANI
Presiden Joko Widodo menyapa warga saat berkunjung ke pusat perbelanjaan Grand Indonesia, Jakarta, Sabtu (20/4).

CALON Presiden petahana Joko Widodo (Jokowi) membantah isu akan adanya kekacauan pasca Pemilu 2019, yang membuat pengusaha merasa khawatir. Menurutnya, para pengusaha tidak perlu khawatir karena kondisi bangsa saat ini pun cukup kondusif.

"Takut apa? enggak ada (kekacauan). Wong kita semua santai kayak begini," ujarnya di Grand Indonesia, Jakarta, Sabtu (20/4).

Menurut Jokowi, perbedaan dalam sebuah demokrasi merupakan hal biasa. Karena itu, ia mengimbau kepada masyarakat agar isu akan adanya kekacauan tidak perlu dibesar-besarkan.

Jokowi pun mengajak masyarakat untuk kembali beraktifitas seperti sedia kala dan bekerja keras membangun bangsa.

"Kita semua kembali kepada kehidupan sehari-hari kita, kembali bekerja keras, kembali membangun negara ini. Sudah, perbedaan pilihan biasa dalam pesta demokrasi, tapi kehendak rakyat sudah ditentukan 17 April yang lalu. Kita nunggu penghitungan resmi dari KPU," tuturnya.

Terkait deklarasi kemenangan dari kubunya, Jokowi meminta wartawan untuk menanyakan langsung ke Tim Kampanye Nasional (TKN). Ia juga mengajak semua pihak untuk bersabar.

"Semuanya sabar, sekali lagi semuanya sabar menunggu penghitungan dari KPU. Menunggu penghitungan resmi dari KPU ya," katanya.

Sebelumnya, tim sukses kedua pasangan calon presiden yang mengikut Pemilu 2019 sudah mengadakan acara syukuran kemenangan berdasarkan hasil hitung cepat lembaga survei masing-masing.

KPU sendiri hingga saat ini masih melakukan proses rekapitulasi surat suara dari seluruh wilayah Indonesia.

Pemilu 2019 dilaksanakan serentak pada Rabu, 17 April di seluruh Indonesia dan untuk pertama kalinya, menggelar pemilihan umum presiden dan anggota legislatif secara bersamaan. Pemilu serentak ini diikuti 190.770.329 WNI di dalam dan luar negeri. (OL-4)

Berita Terkini

Read More

Poling

Sekelompok pendukung calon presiden nomor urut 02 Prabowo Subianto-Sandiaga Uno, Kamis (9/5), berencana menggelar aksi mendesak KPU untuk mendiskualifikasi pasangan 01 Joko WIdodo-Ma'ruf Amin. Apakah Anda setuju dengan pengerahan massa untuk memaksakan kehendak kepada KPU?





Berita Populer

Read More