Jokowi-Amin Unggul di New York dengan 88,9 Persen

Penulis: Marcheilla Ariesta Pada: Sabtu, 20 Apr 2019, 14:15 WIB Politik dan Hukum
Jokowi-Amin Unggul di New York dengan 88,9 Persen

MI/Panca Syurkani
Capres dan cawapres nomor urut 01 Joko Widodo-Ma’ruf Amin

KEMENANGAN di luar negeri kembali diraih pasangan calon presiden dan wakil presiden nomor urut 01 Joko Widodo-Ma'ruf Amin. Tepatnya di New York, Amerika Serikat, 01 unggul dengan total 4.001 suara atau 88,9%. Mereka menang telak di dua TPS, empat kotak suara keliling dan lima kotak suara via Pos.

Sementara pasangan calon nomor urut 02 Prabowo Subianto-Sandiaga Uno hanya mendapat 501 suara dari total 4.502 surat suara sah. Dari data yang diterima dari KJRI New York, jumlah total surat suara tidak sah adalah 147 buah.

Untuk suara calon legislatif, Partai Demokrasi Perjuangan Indonesia (PDIP) unggul dengan perolehan 1.640 suara atau 39,1%. Disusul Partai Solidaritas Indonesia (PSI) di tempat kedua dengan perolehan tipis 1.622 suara atau 38,7%.
 
Penghitungan suara di New York berlangsung selama dua hari, yakni sejak 17 hingga 18 April 2019. Penghitungan suara dilakukan di Ruang Pancasila KJRI New York.

Baca juga: Di Biak, Paslon Jokowi-Amin Unggul Sementara
 
Paslon 01 juga menang di wilayah lainnya di AS. Selain itu, di Eropa, para WNI juga mayoritas memilih petahana.
 
Hingga saat ini, Komisi Pemilihan Umum (KPU) masih terus melakukan penghitungan suara. Pemilu serentak kali ini merupakan yang terbesar di dunia, pasalnya baru kali ini digelar bersamaan antara pemilihan presiden dan legislatif.
 
Indonesia pun menuai pujian dari berbagai negara atas keberhasilan pemilu kali ini. Mereka mengatakan ini dapat menginspirasi negara demokrasi lain untuk melakukannya.(medcom.id/OL-5)

Berita Terkini

Read More

Poling

Sekelompok pendukung calon presiden nomor urut 02 Prabowo Subianto-Sandiaga Uno, Kamis (9/5), berencana menggelar aksi mendesak KPU untuk mendiskualifikasi pasangan 01 Joko WIdodo-Ma'ruf Amin. Apakah Anda setuju dengan pengerahan massa untuk memaksakan kehendak kepada KPU?





Berita Populer

Read More