Publik Diajak Awasi Penghitungan Suara Pemilu 2019

Penulis: Insi Nantika Jelita Pada: Sabtu, 20 Apr 2019, 13:25 WIB Politik dan Hukum
Publik Diajak Awasi Penghitungan Suara Pemilu 2019

MI/Insi Nantika Jelita
KPU dan Bawaslu mengajak publik untuk mengawasi proses penghitungan suara Pemilu 2019

KOMISI Pemilihan Umum telah menyediakan ruang bagi publik untuk memantau hasil sementara real count yang dilakukan pihaknya. Di dalam ruang tersebut terdapat fasilitas berupa dua layar besar, sejumlah laptop dan peralatan sound.

Setiap hari, KPU akan melakukan update hasil sementara real count baik dari pilpres dan pileg 2019 hingga 22 Mei.

"Kami tentu membuka diri apabila terjadi kesalahan-kesalahan yang ditemukan siapapun oleh masyarakat pemantau, oleh peserta pemilu. Silakan sampaikan ke kami, lakukan pengecekkan apabila terjadi kesalahan input, tentu kami perbaiki berdasarkan dokumen yang ada," ujar Ketua KPU Arief Budiman di Gedung KPU, Jakarta, Sabtu (20/4).

Baca juga: UPDATE Real Count KPU: Jokowi-Amin 54,88%, Prabowo-Sandi 45,12% http://mediaindonesia.com/read/detail/230734-update-real-count-kpu-jokowi-amin-5488-prabowo-sandi-4512

Dalam kesempatan yang sama, Ketua Bawaslu Abhan berharap semua pihak bisa sama-sama mengawasi perhitungan suara pemilu tersebut.

"Mari kita awasi bersama-sama proses rekapitulasi yang dimulai dari kecamatan sampai dengan jadwal nasional," ucapnya.

"Kami berharap peserta pemilu secepat mungkin bisa hadirkan saksi-saksi di masing-masing tingkat kecamatan atau PPK. Meskipun sudah ada jajaran kami yakni pengawas di tingkat kecamatan, tapi alangkah baiknya ada masing-masing saksi di kabupaten dan provinsi, agar jika ada keberatan bisa diselesaikan di level bawah," tandasnya.(OL-5)

Berita Terkini

Read More

Poling

Sekelompok pendukung calon presiden nomor urut 02 Prabowo Subianto-Sandiaga Uno, Kamis (9/5), berencana menggelar aksi mendesak KPU untuk mendiskualifikasi pasangan 01 Joko WIdodo-Ma'ruf Amin. Apakah Anda setuju dengan pengerahan massa untuk memaksakan kehendak kepada KPU?





Berita Populer

Read More