KPU akan Beri Santunan Petugas KPPS Meninggal Dunia Saat Bertugas

Penulis: Antara Pada: Jumat, 19 Apr 2019, 21:40 WIB Politik dan Hukum
KPU akan Beri Santunan Petugas KPPS Meninggal Dunia Saat Bertugas

ANTARA FOTO/Reno Esnir
Komisioner KPU Ilham Saputra

KOMISI Pemilihan Umum (KPU) RI berjanji akan memberikan santunan kepada petugas Kelompok Penyelenggara Pemungutan Suara (KPPS) yang meninggal dunia ketika menjalankan tugas pada hari pemungutan suara Pemilu 2019.

"Petugas KPPS yang sakit dan meninggal, kami akan perhatikan mereka. Mereka adalah pahlawan demokrasi," kata Komisioner KPU Ilham Saputra di Jakarta, Jumat (19/4).

KPU, kata dia, saat ini masih mendata petugas KPPS di seluruh Indonesia yang mengalami musibah dan meninggal dunia saat bertugas.

Menurut Ilham, sebagian besar petugas KPPS yang meninggal dunia itu karena kelelahan dan terkena serangan jantung.

"Pekerjaan penyelenggara pemilu sangat berat dan maksimal sehingga atas nama KPU, kami mengapresiasi penyelenggara pemilu level bawah," imbuhnya.


Baca juga: KPU: 9 TPS Diketahui Salah Input Data ke Situng


KPU, imbuh dia, juga mengapresiasi penyelenggara pemilu level kecamatan, kabupaten/kota hingga provinsi yang sudah memberikan dedikasi menyukseskan Pemilu 2019.

KPU belum memastikan jumlah petugas KPPS di seluruh Indonesia yang meninggal dunia saat bertugas.

Namun, dari pemberitaan sejumlah media tercatat ada empat orang petugas KPPS meninggal dunia yakni Agus Susanto, 40, di TPS 04 Kelurahan Tlogomas, Lowokwaru, Kota Malang, Jawa Timur.

Kemudian di Kabupaten Tasikmalaya yakni Supriyanto, 54, TPS 11 Kampung Ciburaleng, Desa Cidugaleun, Kecamatan Cigalontang, dan Jeje, 60, TPS 02 Kampung Mandala Mekar, Kecamatan Jatiwaras.

Selain itu, Deden Damanhuri di TPS 03 Cipeundeuy, Bojong, Purwakarta, Jawa Barat yang meninggal dunia saat bertugas. (OL-1)

 

Berita Terkini

Read More

Poling

Sekelompok pendukung calon presiden nomor urut 02 Prabowo Subianto-Sandiaga Uno, Kamis (9/5), berencana menggelar aksi mendesak KPU untuk mendiskualifikasi pasangan 01 Joko WIdodo-Ma'ruf Amin. Apakah Anda setuju dengan pengerahan massa untuk memaksakan kehendak kepada KPU?





Berita Populer

Read More