AS Menang Lawan Tiongkok di WTO

Penulis: (CNBC/Tes/I-1) Pada: Sabtu, 20 Apr 2019, 04:40 WIB Internasional
 AS Menang Lawan Tiongkok di WTO

AFP
WTO

AMERIKA Serikat (AS) berhasil memenangi keputusan Organisasi Perdagangan Dunia (WTO) terkait dengan penggunaan kuota tarif impor (TRQs) Tiongkok terhadap komoditas beras, gandum, dan jagung. Keputusan tersebut menentang pembatasan akses untuk komoditas ekspor biji-bijian dari AS.

Sebelumnya, kasus tersebut diajukan pemerintah AS di bawah kepemimpinan Barack Obama pada akhir 2016. Keputusan anyar WTO menandai kemenangan kedua AS dalam beberapa bulan terakhir. Hal itu mengemuka di tengah negosiasi perdagangan AS-Tiongkok, sekaligus menyusul keputusan WTO megenai dukungan penentuan harga komoditas biji-bijian AS.

Panel perselisihan WTO pada Kamis (18/4) waktu setempat, memutuskan ketentuan TRQs dari pemerintah Tiongkok secara keseluruhan melanggar kewajiban. Dalam hal ini menyangkut aturan penaikan WTO pada 2001. Seharusnya, ketentuan tarif dilakukan berdasarkan aspek transparansi dan keadilan.

TRQs merupakan tarif dua tingkat, dengan volume impor terbatas diizinkan pada tarif kuota yang lebih rendah. Adapun impor berikutnya dibebankan tarif di luar kuota yang relatif lebih tinggi. Panel itu menyoroti inkonsistensi admnistrasi perusahaan perdagangan negara dalam menjalani regulasi WTO.

Australia, Brasil, India, dan Uni Eropa masuk dalam daftar yang berhak atas perselisihan yang digaungkan eksportir biji-bijian terbesar global. Perwakilan Dagang AS Robert Lighthizer dan Sekretaris Pertanian AS Sonny Perdue, menyambut baik keputusan WTO. Mereka menegaskan sistem administrasi Tiongkok mengabaikan ketentuan utama TRQs. Tiongkok dinilai menghambat petani AS untuk mengakses pasar gandum 'Negeri Tirai Bambu'.

Kementerian Perdagangan Tiongkok menyayangkan keputusan panel WTO. Mereka segera mengevaluasi laporan panel. "Tiongkok akan menangani masalah ini sesuai dengan prosedur penyelesaian sengketa WTO. Kami juga secara aktif menjaga stabilitas sistem perdagangan multilateral serta menerapkan kuota tarif impor pertanian yang mengacu aturan WTO," bunyi keterangan kementerian. (CNBC/Tes/I-1)

Berita Terkini

Read More

Poling

Sekelompok pendukung calon presiden nomor urut 02 Prabowo Subianto-Sandiaga Uno, Kamis (9/5), berencana menggelar aksi mendesak KPU untuk mendiskualifikasi pasangan 01 Joko WIdodo-Ma'ruf Amin. Apakah Anda setuju dengan pengerahan massa untuk memaksakan kehendak kepada KPU?





Berita Populer

Read More