Jumat 19 April 2019, 19:40 WIB

PBNU Imbau Masyarakat Jaga Persatuan dan Kesatuan Usai Pemilu

PBNU Imbau Masyarakat Jaga Persatuan dan Kesatuan Usai Pemilu

ANTARA FOTO/M Risyal Hidayat
Ketum PBNU Said Aqil Siroj (tengah)

 

KETUA Umum Pengurus Besar Nahdlatul Ulama KH Said Aqil Siroj beserta sepuluh ormas Islam lainnya memberi imbauan kepada masyarakat Indonesia untuk menjaga persatuan dan kesatuan setelah berakhirnya pesta demokrasi Pemilihan Umum 2019.    

"Pemilu ini sebagai bukti nyata bahwa bangsa Indonesia tetap komitmen menjaga kesatuan dan persatuan dalam bingkai NKRI sebagai wujud Mu'ahadah Wathoniah," kata Said saat konferensi pers Pernyataan Sikap Usai Pemilu 2019 PBNU bersama 10 Ormas Islam di Jakarta, Jumat (19/4).

Sepuluh ormas Islam tersebut adalah Syarikat Islam Indonesia (SII), Persatuan Islam (Persis), Al Irsyad Al Islamiyyah, Mathlaul Anwar, Al-Ittihadiyah, Persatuan Islam Tionghoa Indonesia (PITI), Ikatan DAI Indonesia (Ikadi), Azzikra Al-Washliyah, Persatuan Tarbiyah Islamiyah (Perti), Persatuan Umat Islam (PUI), dan Himpunan Bina Mualaf.   

Lebih lanjut, Said menyarankan agar masyarakat dapat bersabar untuk menunggu hasil rekapitulasi perhitungan perolehan suara pemilu yang dilakukan oleh Komisi Pemilihan Umum sebagai satu-satunya lembaga yang diberi kewenangan oleh peraturan perundang-undangan.    

"Pemilu ini sebagai bukti nyata bahwa bangsa Indonesia tetap komitmen menjaga kesatuan dan persatuan dalam bingkai NKRI sebagai wujud Mu'ahadah Wathoniah," jelasnya.   


Baca juga: BPN: Prabowo Menang, tidak akan Gugat ke MK, Silakan Jokowi


Ia mengimbau agar masyarakat Indonesia dapat menahan diri dan tidak melakukan tindakan yang bertentangan dengan hukum apalagi bersikap inkonstitusional.

"Apabila merasa keberatan terhadap hasil pemilu, maka menggunakan saluran yang disediakan konstitusi dalam penyelesaiannya," katanya. 

   
Said beserta sepuluh ormas Islam lain juga mengajak seluruh komponen bangsa segera melakukan rekonsiliasi pascapemungutan suara Pemilu 2019.

Selain itu, ia juga memberikan pesan khusus untuk masyarakat muslim agar memperbanyak doa, zikir, dan salawat agar bangsa  Indonesia mendapat berkah dari Allah SWT.  

Menurut Said, Pemilu 2019 merupakan wahana demokratisasi yang menjadi bukti kedewasaan dan kematangan bangsa Indonesia dalam konteks bernegara.

"Kita memberikan apresiasi yang setinggi-tingginya kepada seluruhwarga negara, kontestan pemilu, petugas penyelenggara (KPU, Bawaslu, DKPP), aparat keamanan (TNI-Polri) yang saling bersinergi dalam menyukseskan jalannya pemilihan umum," tutup Said. (OL-1)

 

Baca Juga

ANTARA FOTO/M Risyal Hidayat/ama.

Di Tengah Wabah Korona, Besok DPR tetap Bersidang

👤 Dhika Kusuma Winata 🕔Minggu 29 Maret 2020, 20:30 WIB
Ia menjamin pembahasan rancangan undang-undang juga akan tetap berjalan, termasuk prioritas yang telah ditetapkan sebelumnya seperti...
MI/SUPARDJI RASBAN

Pemerintah harus Secepatnya Karantina Wilayah

👤Cahya Mulyana 🕔Minggu 29 Maret 2020, 19:31 WIB
Indonesia tak mengenal istilah lockdown. Tapi Indonesia mempunyai konsepnya sendiri yaitu karantina...
Medcom.id/Whisnu Mardiansyah.

KSP: Legitimasi Perppu Penundaan Pilkada Harus Kuat

👤Indriyani Astuti 🕔Minggu 29 Maret 2020, 19:04 WIB
Menurut Sigit, apapun opsi yang akan diambil oleh KPU, termasuk apabila nantinya pemerintah menerbitkan Perppu, legitimasinya harus...

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya