Randy Pangalila Eksplorasi Peran Bikin Sulit Tidur

Penulis: Patna Budi Utami Pada: Sabtu, 20 Apr 2019, 01:00 WIB Hiburan
Randy Pangalila Eksplorasi Peran Bikin Sulit Tidur

DOK. INSTAGRAM/RANDPUNK
Randy Pangalila

TOKOH petinju yang harus diperankannya dalam film Kucumbu Tubuh Indahku membuat sang aktor, Randy Pangalila, 28, sulit tidur sebab ia terus berpikir untuk mengeksplorasi tokoh petinju yang harus ia perankan.

"Dari awal gue menerima skrip itu, hari pertama sebelum gue syuting gue enggak bisa tidur karena mencoba mengeksplorasi karakter yang mau gue suguhkan di film Mas Garin (sutradara Garin Nugroho) itu. Ketika  besoknya syuting malem, gue enggak bisa tidur," kata laki-laki bernama lengkap Randy Dionisius Pangalila itu selepas penayangan perdana film Kucumbu Tumbuh Indahku di Jakarta, Senin (15/4) lalu.

Di film Kucumbu Tubuh Indahku, Randy berperan sebagai seorang petinju yang memiliki kehidupan keras. Tokoh petinju itu juga harus bertanggung jawab untuk membiayai adik-adiknya. Namun, ketika bertemu dengan sosok Juno, yang diperankan Muhammad Khan, tokoh petinju itu bisa menjadi sosok yang lembut.

Menurutnya, film tersebut sangat berbeda dari yang pernah diperankannya sebab sebelumnya ia lebih banyak bermain di film jenis drama. Perbedaan itu pula yang menjadi alasan baginya untuk menerima tawaran di film action tersebut. "Ini adalah sesuatu yang baru buat gue dan gue pengen explore itu," ujar aktor yang terkenal lewat sinetron Cinta Fitri itu.

Berperan sebagai petarung tidak terlalu sulit bagi pria kelahiran 19 Oktober 1990 itu karena ia telah memiliki dasar ilmu bela diri. Meski demikian, ia mengaku sempat cedera lutut lantaran mengalami benturan saat harus beradegan keras.

Semua adegan laga dilakukan sendiri oleh pemain sinetron Nada Cinta itu tanpa pemeran pengganti. Randy mengaku ingin merasakan secara langsung pengalaman menjadi seorang petinju agar dapat memaksimalkan kemampuan aktingnya.

"Karena menurut gue, karakter itu tidak akan hidup kalau pake stunt man. Gue sendiri tidak bisa merasakan apa yang mau disampaikan sama si karakter ini, gue harus ngerasain sendiri itu sih," ujarnya.

Berbahasa Indonesia
Di sela kepadatan aktivitasnya, Randy sering mengajak sang istri, Chelsey Frank, termasuk saat harus bekerja atau berkumpul dengan teman-temannya. Keikutsertaan sang istri dalam setiap kegiatannya bukan karena posesif, hal itu ia lakukan agar sang istri lancar berbahasa Indonesia.

"Dia masih tahap belajar bahasa Indonesia. Di rumah gue, asisten rumah tangga susah ngomongnya (berkomunikasi), (maka asisten rumah tangga) pakai bahasa tubuh," katanya.

Chelsey yang semula berkewarganegaraan Kanada menjadi warga negara Indonesia setelah menikah dengan Randy pada Januari lalu. Randy hanya akan meninggalkan Chelsey di rumah jika sang istri ditemani orangtua atau kakaknya.

Ia mengaku sempat bingung mengenalkan kosakata kepada Chelsey karena ada sejumlah kata yang sama dengan arti berbeda. Kalimat-kalimat yang biasa digunakan sebagai bahasa sehari-hari pun berbeda.

"Di sini kan kalau ngomong sama orangtua tuturnya berbeda. Tapi kalau di sana (Kanada), kan enggak. Jadi, gue ajarin. Gue bilang, sayang kalau ngomomg sama papa, enggak gitu," tutur laki-laki yang juga berprofesi sebagai model itu.

Meski awalnya Chelsey terlihat mengalami kesulitan, lanjutnya, perempuan itu sangat antusias mempelajari bahasa dan berbagai budaya Indonesia. "Dia sangat tertarik dengan perbedaan yang ada. Kita ini sopan sekali sebenarnya, dia merasakan itu. Kata dia, orang Indonesia itu ramah. Menurut dia, itu menarik," ujar Randy. (Ant/H-1)

 

Berita Terkini

Read More

Poling

Sekelompok pendukung calon presiden nomor urut 02 Prabowo Subianto-Sandiaga Uno, Kamis (9/5), berencana menggelar aksi mendesak KPU untuk mendiskualifikasi pasangan 01 Joko WIdodo-Ma'ruf Amin. Apakah Anda setuju dengan pengerahan massa untuk memaksakan kehendak kepada KPU?





Berita Populer

Read More