Prabowo Usir Lembaga Survei ke Antartika

Penulis: Rahmatul Fajri Pada: Jumat, 19 Apr 2019, 16:20 WIB Politik dan Hukum
Prabowo Usir Lembaga Survei ke Antartika

MI/RAMDANI
Capres nomor urut 02 Prabowo Subianto menghadiri acara Syukur Kemenangan Indonesia di Kediamannya, Jalan Kertanegara, Jakarta, hari ini.

CAPRES nomor urut 02 Prabowo Subianto mengatakan lembaga survei yang melakukan hitung cepat telah membohongi rakyat Indonesia. Untuk itu, ia meminta pendukungnya, tidak mempercayai lembaga survei.

Ia pun meminta lembaga survei pindah ke Antartika untuk melakukan survei. Ia mengatakan rakyat tidak mau lagi dibohongi oleh lembaga survei.

Meski demikian, ia tidak menyebutkan lembaga survei yang ia anggap bohong. "Mungkin kalian (lembaga survei) harus pindah ke negara lain. Kau bisa pindah ke Antartika. Mungkin kau bisa bohongi penguin di sana," kata Prabowo, di Kertanegara, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, Jumat (19/4).

Baca juga: Klaim Kemenangan Tanpa Fakta, Ciderai Akal Sehat

Sebelumnya, pada Kamis (18/04) sore, Prabowo kembali mendeklarasikan kemenangan. Hal ini berlainan dengan hasil sejumlah lembaga survei yang memenangkan Jokowi-Ma’ruf Amin. Ia mengaku lebih mempercayai hasil real count yang dilakukan oleh tim internalnya.

Kemarin, berdasarkan perhitungan real count tim internalnya, ia meraup suara 62%. Dengan hasil itu, Prabowo dan Sandiaga menyatakan kemenangan sebagai presiden dan wakil presiden.

Menanggapi klaim kubu Prabowo tersebut, Juru Bicara TKN Jokowi-Kyai Ma’ruf, Ace Hasan Syadzily mengatakan klaim kemenangan Prabowo berdasarkan hitungan cepat internal jelas merupakan langkah yang menciderai akal sehat. Menurutnya masyarakat tidak gampang untuk dibodohi.

"Jika memang hitungan cepat internal mereka dapat dipercaya, seharusnya mereka berani untuk menyampaikannya ke publik tentang metodologi, berapa sampelnya, TPS-nya berapa, dan lainnya. Bukan menutup-nutupinya," kata Ace dalam siaran pers, Jumat (19/4).
(OL-4)

Berita Terkini

Read More

Poling

Sekelompok pendukung calon presiden nomor urut 02 Prabowo Subianto-Sandiaga Uno, Kamis (9/5), berencana menggelar aksi mendesak KPU untuk mendiskualifikasi pasangan 01 Joko WIdodo-Ma'ruf Amin. Apakah Anda setuju dengan pengerahan massa untuk memaksakan kehendak kepada KPU?





Berita Populer

Read More