Klaim Kemenangan Tanpa Fakta, Ciderai Akal Sehat

Penulis: Siswantini Suryandari Pada: Jumat, 19 Apr 2019, 15:45 WIB Politik dan Hukum
Klaim Kemenangan Tanpa Fakta, Ciderai Akal Sehat

MI/Rommy Pujianto
TKN Jokowi-Kyai Ma'ruf yakin penghitungan suara reall count tidak jauh berbeda dengan quick count.

JURU Bicara TKN Jokowi-Kyai Ma’ruf, Ace Hasan Syadzily mengatakan klaim kemenangan Prabowo berdasarkan hitungan cepat internal jelas merupakan langkah yang menciderai akal sehat. Menurutnya masyarakat tidak gampang untuk dibodohi.

"Jika memang hitungan cepat internal mereka dapat dipercaya, seharusnya mereka berani untuk menyampaikannya ke publik tentang metodologi, berapa sampelnya, TPS-nya berapa, dan lainnya. Bukan menutup-nutupinya," kata Ace dalam siaran pers, Jumat (19/4).

Klaim kemenangan itu berpotensi mendorong pendukungnya untuk tidak siap menerima kekalahan dalam Pilpres yang sudah berjalan dengan baik, aman dan lancar. Ketidaksiapan menerima kekalahan akhirnya dapat melahirkan ketegangan di masyarakat. Ace mencontohkan cara Jokowi dalam menyikapi kemenangannya berdasarkan hitungan cepat semua lembaga survei yang kreadibel. Sekalipun menang menurut hitungan cepat itu, Jokowi tidak mendeklarasikan kemenangan itu. 

baca juga: TKN :Keunggulan Suara Jokowi Makin Nyata

"Beliau menang tanpa ngesorake dengan menunjukan jumawa. Beliau masih meminta masyarakat untuk bersabar," tambahnya.

Langkah yang tepat sebaiknya, tunggu hasil resmi KPU yang saat ini masih dalam perhitungan.

"Kita percayakan kepada KPU yang masih mengumpulkan formulir C1 di seluruh TPS. Walaupun kami tahu bahwa dalam pengalaman hitung cepat, antara quick count dengan hasil resmi KPU tidak akan jauh berbeda hasilnya," pungkasnya. (OL-3)

Berita Terkini

Read More

Poling

Sekelompok pendukung calon presiden nomor urut 02 Prabowo Subianto-Sandiaga Uno, Kamis (9/5), berencana menggelar aksi mendesak KPU untuk mendiskualifikasi pasangan 01 Joko WIdodo-Ma'ruf Amin. Apakah Anda setuju dengan pengerahan massa untuk memaksakan kehendak kepada KPU?





Berita Populer

Read More