Kamis 18 April 2019, 23:40 WIB

704 TPS di Abepura dan Jayapura Selatan Tunda Pencoblosan

Antara | Nusantara
704 TPS di Abepura dan Jayapura Selatan Tunda Pencoblosan

ANTARA FOTO/Gusti Tanati
Warga mengamati daftar calon anggota legislatif pada Pemilu 2019 di TPS Kampung Wahno, Distrik Abepura, Jayapura

 

SEBANYAK 704 Tempat Pemungutan Suara (TPS) di Distrik Abepura dan Distrik Jayapura Selatan, Kota Jayapura, Provinsi Papua, menunda pencoblosan karena keterlambatan logistik pemilu.
 
"Kalau di Abepura itu ada 369 TPS dan di Jayapura Selatan ada 338 TPS. Hanya saja di Jayapura Selatan sudah ada tiga TPS di dua kampung yang mencoblos, sehingga tinggal 335 TPS. Jadi total 704 TPS yang belum atau ditunda," kata komisioner Bawaslu Kota Jayapura Hardin Halidin seperti dilansir Antara, Rabu, 17 April 2019.
 
Hardin menjelaskan, keterlambatan penyaluran logistik pemilu telah mendapat penjelasan dari komisioner KPU Kota Jayapura di hadapan sejumlah pihak terkait. "Tadi, kami langsung ke KPU Kota Jayapura untuk melihat dan mencari tahu apa saja hambatan yang membuat terlambat penyaluran logistik pemilu," kata Hardin.

Sementara itu, Komisioner Bawaslu Kota Jayapura Rinto Pakpahan yang membidangi penindakan mengaku masih menunggu berita acara dari KPU Kota Jayapura terkait alasan penundaan penyaluran logistik pemilu di Distrik Abepura dan Distrik Jayapura Selatan.
 
"Masih menunggu berita acara dari KPU Kota Jayapura. Memang tadi kami dari sana melihat masalah apa yang membuat terlambatnya penyaluran logistik," beber Hardin.
 
Berdasarkan berita acara dari KPU Kota Jayapura, Rinto sampaikan barulah Bawaslu Kota Jayapura bisa merapatkan dan membuat rekomendasinya seperti apa.
 
"Tentunya kami baru bisa membuat rekomendasi setelah ada surat resmi atau berita acara terkait keterlambatan yang terjadi," jelas Hardin.
 
Sebelumnya sejumlah warga yang datang untuk menyalurkan hak politiknya ke sejumlah TPS di Distrik di Abepura dan Jayapura Selatan batal melakukan pencoblosan karena logistik pemilu hingga pukul 12.00 WIT tidak kunjung datang.(medcom/OL-9)
 

Berita Terkini

Read More

Poling

Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) menggunakan sistem zonasi menimbulkan polemik di tengah masyarakat. Setujukah Anda dengan kebijakan zonasi tersebut?





Berita Populer

Read More