Haedar Nashir Yakin tidak Akan Ada People Power

Penulis: Ardi Teristi Pada: Kamis, 18 Apr 2019, 18:57 WIB Politik dan Hukum
Haedar Nashir Yakin tidak Akan Ada People Power

Antara
Ketua Umum PP Muhammadiyah Haedar Nashir.

KETUA Umum PP Muhammadiyah Haedar Nashir meminta para elite dan masyarakat menghormati pilihan rakyat dalam Pemilu 2019.

Haedar pun meyakini, masyarakat dapat bersikap dewasa sehingga tidak terjadi people power seperti yang disampaikan beberapa tokoh, termasuk Amien Rais.

"Masyarakat di bangsa ini tidak akan menggunakan usaha-usaha memobilitasi massa yang menciderai jalur konstitusi," kata Haedar di Gedung PP Muhammadiyah, Kamis (18/4) siang.

Ia pun percaya, bangsa ini cukup dewasa dan menjalani pemilu 12 kali, termasuk Pemilu 2019. Indonesia, lanjut dia, telah memiliki perangkat peraturan perundangan yang menjadi koridor bersama.

Ketika ada hal-hal yang dianggap masalah persengketaan pemilu, sambung dia, jalur yang ditempuh adalah hukum yang dijamin oleh konstitusi.

"Kita harus menghormati pilihan rakyat. Kerja penyelenggara pemilu, Komisi Pemilihan Umum, punya kewenangan yang mengumumkan hasil."

Menurut dia, yang terpenting saat ini adalah semua komponen bangsa mengawal secara konstitusi.

Baca juga: Muhammadiyah Serukan Rekonsiliasi Nasional

Ia pun berharap, setelah ini secara otomatis dan alamiah akan ada langkah-langkah silaturahim. Hal tersebut, lanjut Haedar sudah menjadi tradisi. (X-15)
 

Berita Terkini

Read More

Poling

Sekelompok pendukung calon presiden nomor urut 02 Prabowo Subianto-Sandiaga Uno, Kamis (9/5), berencana menggelar aksi mendesak KPU untuk mendiskualifikasi pasangan 01 Joko WIdodo-Ma'ruf Amin. Apakah Anda setuju dengan pengerahan massa untuk memaksakan kehendak kepada KPU?





Berita Populer

Read More