Wapres JK Harapkan KPU Bekerja Jujur dan Transparan

Penulis: Antara Pada: Rabu, 17 Apr 2019, 20:30 WIB Politik dan Hukum
Wapres JK Harapkan KPU Bekerja Jujur dan Transparan

ANTARA
Wapres Jusuf Kalla di dampingi istri saat menggunakan hak pilih di TPS 04 Kebayoran Baru

WAKIL Presiden (Wapres) Jusuf Kalla berharap Komisi Pemilihan Umum (KPU) dan seluruh jajarannya di daerah dapat bekerja dengan baik, jujur, adil dan transparan selama menjalankan proses rekapitulasi perolehan suara.    

"Ya kita bersyukur bahwa pemilu ini berlangsung dengan baik, dengan terbuka, dengan jujur. Kita semua juga mengharapkan KPU (bekerja) dengan baik, dengan jujur, dengan adil dan transparan," kata Wapres JK dalam wawancara dengan stasiun televisi swasta nasional di Jakarta, Rabu (17/4).  
 
Terkait tanggapan masing-masing capres terhadap hasil hitung cepat oleh beberapa lembaga survei, JK mengatakan baik Joko Widodo maupun Prabowo Subianto sama-sama menunggu hasil penghitungan resmi oleh KPU.   

"Semuanya baik. Pak Prabowo minta (semuanya) tenang walaupun tentu masih melihat harapan selanjutnya. Pak Jokowi tentu merasa baik, namun tetap menunggu KPU di penghitungan lebih lanjut," jelasnya. 

 

Baca juga: Menpora: Pemilu Jadi Momentum Berdemokrasi dengan Baik
  

Selama masa penghitungan dan rekapitulasi perolehan suara, Wapres juga meminta seluruh pihak untuk ikut mengawasi proses rekapitulasi perolehan suara oleh jajaran KPU, baik di tingkat tempat pemungutan suara (TPS), kecamatan, kabupaten-kota, provinsi dan KPU RI.    

"Kita harapkan kepada masyarakat untuk menerima hasil pemilu ini dengan sebaik-baiknya, tapi tetap mengawasi prosesnya yang baik. Dengan begitu demokrasi akan berjalan baik dan kita memiliki negara yang baik," ujarnya. 
  
Penghitungan perolehan suara pileg dan pilpres di 809.563 TPS berlangsung selama dua hari sejak hari pemungutan suara, Rabu, hingga Kamis (18/4).

Selanjutnya, rekapitulasi dilakukan bertahap mulai dari tingkat kecamatan (18 April - 4 Mei), kabupaten-kota (22 April - 12 Mei), provinsi (22 April - 12 Mei) dan berakhir di KPU RI (25 April - 22 Mei). (A-5)

Berita Terkini

Read More

Poling

Sekelompok pendukung calon presiden nomor urut 02 Prabowo Subianto-Sandiaga Uno, Kamis (9/5), berencana menggelar aksi mendesak KPU untuk mendiskualifikasi pasangan 01 Joko WIdodo-Ma'ruf Amin. Apakah Anda setuju dengan pengerahan massa untuk memaksakan kehendak kepada KPU?





Berita Populer

Read More