Rabu 17 April 2019, 16:16 WIB

Demi Pemilih, Mereka Rela Menggunakan Seragam SD

Rendy Ferdiansyah | Nusantara
Demi Pemilih, Mereka Rela Menggunakan Seragam SD

MI/Rendy Ferdiansyah
Ketua TPS 3 memasukan surat suara usai bertugas

 

NUANSA merah dan putih mewarnai Tempat Pemungutan Suara (TPS) 3 di Kelurahan Jerambah Gantung, Kecamatan Gabek 1, Pangkalpinang. Ada hiasan balon berwarna merah dan putih dilengkapi bendera merah putih sehingga menjadi keunikan tersendiri dibandingkan TPS lainnya.

Tak hanya balon dan bendera, para Petugas Pemungutan Suara (PPS) dan Ketua Panitia Pemilihan Suara (KPPS) mengenakan seragam merah putih khas anak SD dengan topi berlogo Tut Wuri Handayani.

Konsep merah putih dengan seragam sekolah ini sangat tepat jika dikaitkan dengan keberadaan TPS yang berlokasi di lingkungan Sekolah Dasar 44 Pangkalpinang.

Ketua KPPS 1 TPS 3 Kelurahan Jerambah Gantung Dedy Pratama mengatakan TPS 3 ditunjuk untuk mewakili kecamatan mengikuti lomba TPS unik. Untuk itu, ia bersama pihak kecamatan dan seluruh Panitia Pemungutan Suara sepakat mengambil tema Mengenal Demokrasi Dari Usia Dini dengan konsep anak-anak sekolah.

"TPS kita ini kan di dalam SD 44. Makanya untuk tema kita namakan Mengenal Demokrasi Dari Usia Dini. Kebetulan kita mewakili kecamatan untuk lomba," kata Dedy usai mencoblos di TPS, Rabu (17/4).

Baca juga: Warga Terpanggil Mencoblos di TPS Horor

Untuk kostum seragam SD, seluruh PPS tidak mengeluarkan biaya. Mereka meminjam milik anak SD yang berbadan gemuk.

"Tidak ada biaya, kita semua pinjam dengan anak-anak SD," ujarnya.

Dedy mengaku ditertawakan oleh anaknya sebelum berangkat bertugas ke TPS. Namun, ia tidak mengindahkan karena ini semua dilakukan demi pemilu.

"Ya anak saya sempat tertawa karena lucu melihat ayahnya menggunakan seragam SD," ungkap dia.

Ia menyebutkan di TPS 3 jumlah DPT ada 279 pemilih, DPTb 9 dan DPK 21 orang. Hingga TPS ditutup, jumlah pemilih yang datang memberikan suara yakni 229 orang dari DPT, 9 dari DPTb dan 21 orang untuk DPK.

Sementara, salah satu pemilih di TPS 3, Yunita, mengakui keunikan TPS dengan balon dan bendera merah putih ditambah petugas yang menggunakan seragam SD.

"Lucu sih dah besar pakai pakaian SD, tapi cukup menarik perhatian dan unik. Beda dari TPS lain," tutur Yunita.

Wali Kota Pangkalpinang Maulan Akli mengaku kaget usai meninjau TPS 3.

"Saya kaget lihat petugasnya menggunakan seragam SD, ini benar-benar unik," kata pria yang akrab disapa Molen ini.

"Saya sudah berkeling ke beberapa TPS tapi ini yang paling unik, petugasnya kreatif semua," pungkasnya.(OL-5)

 

Berita Terkini

Read More

Poling

Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) menggunakan sistem zonasi menimbulkan polemik di tengah masyarakat. Setujukah Anda dengan kebijakan zonasi tersebut?





Berita Populer

Read More