Warga Syiah Akhirnya Mencoblos di Pengungsian Jemundo

Penulis: Heri Susetyo Pada: Rabu, 17 Apr 2019, 16:16 WIB Politik dan Hukum
Warga Syiah Akhirnya Mencoblos di Pengungsian Jemundo

Antara
Pengungsi Syiah di Jemundo, Kecamatan Taman, Kabupaten Sidoarjo, Jawa Timur

Ratusan warga Syiah Sampang Madura akhirnya mau mencoblos di TPS Khusus Pengungsian Jemundo, Kecamatan Taman, Kabupaten Sidoarjo, Rabu (17/4). Mereka bersedia mencoblos di TPS khusus ini setelah ada jaminan kepastian bahwa hasil suara pengungsi akan dirahasiakan.

Sempat terjadi proses negosiasi dan koordinasi antarapihak perwakilan pengungsi Syiah dengan Banwaslu, KPU dan aparat kepolisian di pengungsian Jemundo ini. Setelah negosiasi dan koordinasi, akhirnya  234 orang pengungsi Syiah asal Sampang Madura mau menggunakan hak pilihnya di TPS Khusus Pengungsian Jemundo.

Sebelumnya ratusan pengungsi Syiah ini sempat menolak melakukan pencoblosan di TPS khusus, karena khawatir suara mereka akan diketahui oleh umum. Mereka khawatir hasil suara pengungsi yang diketahui umum akan berimbas pada intimidasi oleh orang yang tidak bertanggung jawab.

baca juga:13 Lokasi TPS di Limapuluh Kota Kota Rusak Akibat Bencana

Para pengungsi Syiah sempat meminta agar mereka mencoblos di TPS umum yang berbaur dengan warga desa setempat. Namun setelah ada jaminan kerahasiaan hasil pencoblosan, pengungsi Syiah akhirnya bersedia menggunakan hak suaranya di TPS khusus pengungsian yang disediakan KPUD Sidoarjo.

"Selama kondisi ini bisa dikondisikan dengan baik, ya kami ajak semua warga untuk menggunakan hak suaranya di sini," kata Takjul Muluk, perwakilan pengungsi Syiah, Rabu (17/4).

Jumlah pengungsi Syiah di pengungsian Jemundo mencapai 300 orang. Namun hanya 234 orang masuk dalam daftar pemilih tetap hasil verifikasi dari KPUD Sidoarjo. (OL-3)

 

Berita Terkini

Read More

Poling

Sekelompok pendukung calon presiden nomor urut 02 Prabowo Subianto-Sandiaga Uno, Kamis (9/5), berencana menggelar aksi mendesak KPU untuk mendiskualifikasi pasangan 01 Joko WIdodo-Ma'ruf Amin. Apakah Anda setuju dengan pengerahan massa untuk memaksakan kehendak kepada KPU?





Berita Populer

Read More