Selasa 16 April 2019, 21:10 WIB

TKN Instruksikan Simpatisan Datang Lebih Awal ke TPS

M Ilham Ramadhan Avisena | Politik dan Hukum
TKN Instruksikan Simpatisan Datang Lebih Awal ke TPS

ADAM DWI
Ketua TKN Erick Thohir

 

TIM Kampanye Nasional (TKN) Jokowi-Ma'ruf menginstruksikan seluruh Tim Kampanye Daerah (TKD) dan relawan untuk datang lebih awal ke tempat pemungutan suara (TPS) dan mengenakan pakaian berwarna putih.

Berdasarkan surat keterangan resmi yang diterima dan ditandatangani Ketua TKN, Erick Thohir, mengimbau para pemilih untuk datang ke TPS sejak pukul 06.30 waktu setempat.

"Menggerakkan pemilih untuk datang ke TPS dengan berpakaian warna putih sebagai simbol dukungan paslon #01 dan hadir lebih awal di pagi hari mulai pukul 06.30," ujarnya.

Kemudian, TKN meminta agar seluruh pendukung pasangan calon Presiden dan Wakil Presiden nomor urut 01 dapat menggalang masyarakat lainnya menggunakan hak konstitusionalnya dengan tepat dan cermat juga menghindari golput.

TKN, dalam surat resminya, juga menginstruksikan agar para relawan melakukan kegiatan doa bersama pada malam satu hari sebelum pencoblosan di wilayah masing-masing.

"Bersama simpul-simpul pendukung paslon #01 mengadakan doa bersama. Siapkan posko dapur umum dengan cara gotong royong dan jaga TPS dengan baju putih sesuai dengan semangat putih adalah kita," imbaunya.


Baca juga: Jokowi Nyoblos di TPS Gambir, Ma'ruf di Koja


TKN juga menginstruksikan agar menjaga TPS dengan mewujudkan rasa aman kepada masyarakat untuk memilih. Sementara saksi yang berasal dari parpol koalisi untuk ikut serta mengawasi sebagai saksi luar TPS.

Lebih lanjut, TKN kembali mengingatkan soal prosedur yang harus dilalui untuk memilih di TPS. Dalam surat keterangan resminya, dikatakan apabila pemilih sudah terdaftar dalam DPT dan belum memilki form C6 atau rusak dan hilang, pemilih disarankan datang lebih awal dengan membawa KTP elektronik ataupun surat keterangan (Suket) untuk masuk ke TPS.

Kemudian, pemilih dengan form A5 diupayakan untuk tidak lupa membawa formnya. Pasalnya tanpa form itu, pemilih DPTb tidak dapat masuk ke TPS. TKN juga mengingatkan agar pemilih kembali berkoordinasi dengan pihak RT/RW setempat guna memastikan lokasi TPSnya.

"Tiap TPS itu DPT-nya berbeda-beda. Jadi, meskipun sudah ada nama anda di website KPU, pastikan juga nomor TPS serta Kelurahannya. Berkoordinasi dengan Ketua RT/RW untuk mengetahui lokasi persis TPS. Sedapat mungkin H-1 pencoblosan sudah dapat informasi pasti tempat pencoblosannya," ujarnya.

Sementara bila pemilih mendapati adanya kecurangan terkait dengan Pemilu Presiden dan Wakil Presiden, maka dapat melakukan pengaduan ke Posko Pengaduan Nasional melalui email dirkum.tkn01@gmail.com.

Mengakhiri surat resminya, TKN menyatakan instruksi yang diberikan agar para relawan ataupun simpatisan dapat memperjuangkan Pemilu terlaksana secara langsung, umum, bebas, rahasia, jujur, dan adil berdasarkan demokrasi Pancasila. (OL-1)

Berita Terkini

Read More

Poling

Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) menggunakan sistem zonasi menimbulkan polemik di tengah masyarakat. Setujukah Anda dengan kebijakan zonasi tersebut?





Berita Populer

Read More