Gaet Pemilih Pemula, KPU Surabaya Gelar Lomba Swafoto di TPS

Penulis: Antara Pada: Selasa, 16 Apr 2019, 13:10 WIB Politik dan Hukum
Gaet Pemilih Pemula, KPU Surabaya Gelar Lomba Swafoto di TPS

ANTARA/Mamiek
Seluruh komponen pemangku kepentingan di Kabupaten Kulon Progo berkomitmen menyelenggarakan pemilu yang damai, aman dan jujur.

KOMISIONER Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Surabaya Muhamamd Kholid mengatakan pihaknya memiliki cara untuk meningkatkan partisipasi pemilih pemula, yakni menggelar lomba swafoto di Tempat Pemungutan Suara (TPS) pada saat pelaksanaan pemungutan suara Pemilu 2019 Rabu (17/4) esok.

"Lomba ini terbuka untuk umum warga Surabaya dan tidak dipungut biaya," kata Muhamamd Kholid di Surabaya, Selasa (16/4).

Menurut dia, tujuan digelarnya lomba kali ini tidak lain adalah untuk meningkatkan partisipasi pemilih pemula, khususnya di kalangan anak-anak muda pada saat Pemilu Legislatif dan Pemilu Presiden 2019.

Adapun ketentuan lomba tersebut meliputi swafoto di TPS yang dikirim pada 17 April 2019 harus dengan gaya dan ekspresi sekreatif mungkin. Peserta juga harus mengikuti media sosial milik KPU Surabaya di facebook, twitter dan instragram.

"Buktinya follow media sosial KPU Surabaya harus di-screenshot dan dikirim ke email kpusbydokumentasi@gmail.com," ujarnya.

Baca juga: Caleg Perempuan NasDem Jatim Berebut Swafoto Bareng Surya Paloh

Setelah itu, lanjut dia, peserta harus mengirim atau mengunggah fotonya yang sudah diberi caption atau keterangan menarik ke media sosial seperti facebook, twitter dan instragram paling lambat Kamis (18/4) pukul 24.00 WIB.

"Tag akun sosial media KPU Surabaya dan beri hastag #LombaSelfiediTPSKPUSurabaya," imbuhnya.

Bagi foto peserta terbaik, KPU Surabaya akan memberikan hadiah berupa uang tunai sebesar Rp11 juta.

"Keputusan juri tidak dapat diganggu gugat, dokumen terkirim menjadi milik panitia," pungkasnya.(OL-5)

 

Berita Terkini

Read More

Poling

Pemungutan suara Pemilu Presiden dan Wapres (Pilpres) 2019 telah terlaksana. Saat ini, penghitungan manual masih berlangsung oleh Komisi Pemilihan Umum (KPU). Perhitungan berjalan paralel dengan real count berbasis teknologi informasi (TI) oleh KPU. Hanya saja, terjadi beberapa kesalahan dalam input data dalam proses real count. Bagaimana menurut Anda seharusnya sikap KPU?





Berita Populer

Read More