Timo Werner Tolak Perpanjang Kontrak di Leipzig

Penulis: Gregorius Gelino Pada: Selasa, 16 Apr 2019, 16:30 WIB Sepak Bola
Timo Werner Tolak Perpanjang Kontrak di Leipzig

AFP/HASAN BRATIC
Timo Werner

PENYERANG RB Leipzig Timo Werner dikabarkan telah menolak perpanjang kontrak yang ditawarkan Die Roten Bullen. Hal itu disampaikan langsung CEO klub Oliver Mintzlaff.

"Kami ingin memperpanjang kontraknya, tapi ia memberi sinyal kepada kami bahwa ia tidak ingin memperpanjang kontrak," kata Mintzlaff kepada Sky Germany.

Hal tersebut membuat tiga klub raksasa Eropa memasang kuda-kuda untuk merekrut bomber timnas Jerman tersebut. Bayern Munchen, Liverpool, dan Real Madrid dikabarkan siap melempar tawaran kepada Leipzig untuk mengangkut Werner pada akhir musim.

Kendati begitu, Leipzig belum patah arang untuk mengubah keputusan Werner. Mereka siap mengerahkan seluruh sumber daya untuk mempertahankan striker 23 tahun itu.

Baca juga: Neuer Kembali Cedera

"Kami ingin mempertahankannya. Dia tahu dia sangat populer di dalam tim, dengan para pelatih, dan suporter," ungkap manajer Leipzig, Ralf Rangnick.

"Timo Werner masih punya satu dan setengah tahun lagi dalam kontraknya dan semoga saja dia akan tetap bertahan. Tapi, pada akhirnya keputusan ada di tangannya," lanjut Rangnick.

Namun, untuk mendapatkan Werner diyakini tidaklah mudah. Klub peminatnya wajib mengeluarkan dana minimal 65 juta euro (Rp 1 miliar) meski dengan situasi kontraknya harga tersebut kemungkinan turun.

Sejak didatangkan dari Stuttgart pada 2016 lalu, Werner menjelma menjadi penyerang menakutkan di Jerman dan Eropa. Dalam 108 penampilannya sejauh ini di semua kompetisi, Werner telah menyumbangkan 59 gol dan 23 assist untuk Leipzig. (Medcom/OL-2)

Berita Terkini

Read More

Poling

Pemungutan suara Pemilu Presiden dan Wapres (Pilpres) 2019 telah terlaksana. Saat ini, penghitungan manual masih berlangsung oleh Komisi Pemilihan Umum (KPU). Perhitungan berjalan paralel dengan real count berbasis teknologi informasi (TI) oleh KPU. Hanya saja, terjadi beberapa kesalahan dalam input data dalam proses real count. Bagaimana menurut Anda seharusnya sikap KPU?





Berita Populer

Read More