Selasa 16 April 2019, 10:20 WIB

PKH Dorong Inklusi Keuangan

MI | Humaniora
PKH Dorong Inklusi Keuangan

MI/Susanto
Menteri Sosial Agus Gumiwang Kartasasmita

 

Program keluarga harapan (PKH) bukan hanya berperan untuk mengurangi kemiskinan, melainkan juga mampu mendorong inklusi keuangan di Indonesia. Hal itu ditegaskan Menteri Sosial Agus Gumiwang Kartasasmita terkait dengan bantuan sosial PKH dan bantuan pangan nontunai (BPNT) di Jakarta, kemarin.

"PKH menjadi tranformasi peradaban dan gerakan inklusi yang memberikan dampak signifikan. KPM puas dengan ini, dan ini menjadi faktor penting program ini dicapai," cetusnya.

Ia menyebutkan, terdapat 10 juta keluarga penerima manfaat (KPM) PKH yang saat ini menerima bantuan sosial secara nontunai atau melalui perbankan. "Kami sangat percaya PKH memberikan suatu kontribusi yang sangat substansial untuk pengurangan kemiskinan tercatat 9,66% pada September 2018 dan gini rasio 0,384. Untuk mengurangi angka kemiskinan saja itu tidak sederhana, apalagi dengan mengubah gini rasio," bebernya.

Selain itu, Mensos Agus meyakini PKH juga berkontribusi pada indeks pembangunan manusia (IPM) Indonesia karena secara langsung PKH berkaitan dengan kesehatan dan pendidikan. Berdasarkan survei independen Microsave Consulting Indonesia, sebanyak 93,2% KPM PKH puas terhadap program tersebut. "Kepuasan KPM PKH tersebut terhadap keteraturan penerimaan dana bansos PKH ke dalam rekening," kata Mensos Agus.

Hasil survei juga menunjukkan 92% puas terhadap respons Contact Center PKH dalam menanggapi aduan, 94% puas terhadap pendampingan oleh pendamping PKH, 93% puas terhadap kemudahan menjangkau lokasi pencairan bansos, dan 94% menyatakan puas terhadap kemudahan bertransaksi di lokasi pencairan bansos.

Baca juga: Perhutanan Sosial Angkat Masyarakat Hutan dari Kemiskinan

Dari survei tersebut ditemukan 18% KPM PKH tidak melakukan pencairan dana sekaligus. Hal ini menunjukkan perilaku menabung dan upaya mendorong keuangan inklusif untuk rakyat miskin telah menunjukkan hasil positif.

Studi tersebut dilakukan di 15 provinsi dan 28 kabupaten/kota dengan melibatkan 2.903 responden KPM PKH dan non-KPM PKH, serta 25 in-depth interview. (Sru/H-3)

Baca Juga

Antara

Kerap keguguran Itu Tanda Kena "Sjogren's Syndrome"

👤Muhammad Fauzi 🕔Kamis 06 Agustus 2020, 20:40 WIB
SERING mengalami keguguran hingga bahkan sulit memiliki anak bisa menjadi salah satu tanda seseorang terkena penyakit autoimun...
Dok.LAN

Ulang Tahun Ke-63, LAN Gelar Peringatan secara Virtual

👤mediaindonesia.com 🕔Kamis 06 Agustus 2020, 20:37 WIB
Di usianya yang menginjak 63 tahun, LAN senantiasa hadir untuk negeri dan terus membangun serta meningkatkan kualitas sumber daya manusia...
Antara

Arsipkan Musik Lawas, Kemendikbud Luncurkan Digitalisasi Musik

👤Ihfa Firdausya 🕔Kamis 06 Agustus 2020, 20:11 WIB
Dalam proses digitalisasi, karya musik lawas didokumentasikan dengan rapi. Mulai dari judul, penyanyi, pencipta, tahun, label produksi...

Berita Terkini

Selengkapnya

Top Tags

BenihBaik.com

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya