Selasa 16 April 2019, 09:35 WIB

Balita Korban Penculikan Diperalat untuk Mengemis

Balita Korban Penculikan Diperalat untuk Mengemis

MI/ilustrasi
penculikan anak

 

PEKAN lalu, dengan mengenakan kerudung merah, Anggraini, 55, mendatangi masjid di Kompleks Bintara Jaya III, Kota Bekasi. Seperti yang sehari-hari ia lakukan, perempuan itu bermaksud meminta belas kasihan dari warga yang tengah bersalat di masjid.

Namun, pagi itu, ia melihat ASA, 3, berada di lingkungan masjid. Tebersit di pikirannya untuk menculik dan menguasai sang balita. "Saya akan membawanya mengemis sehingga penghasilan saya bisa lebih banyak," tutur Anggraini kepada pe-nyidik Polda Metro Jaya.

Aksi penculikan pun dilakukan Anggraini pada Selasa (9/4). ASA memang biasa bermain di masjid yang berjarak hanya 50 meter dari rumahnya.

Pelaku mendekati korban, mengajak bermain, dan membelikan jajan. Setelah korban tunduk, ia menggendongnya dan membawa kabur, menjauh dari kompleks Bintara Jaya.

Penculikan itu dilaporkan Sri Wahyuni, nenek kandung korban ke Polda Metro Jaya. Sebelumnya, ia sudah berusaha mencari korban di sekeliling masjid dan kompleks perumahan itu. Dari rekaman CCTV di masjid, korban ASA dibawa seorang perempuan yang memakai baju biru dan berkerudung merah.

Dalam pelacakan, pelaku bisa ditangkap di Stasiun Senen. ASA pun dikembalikan kepada orangtuanya.

Kepada penyidik, Anggraini mengaku sudah membawa korban ke sejumlah lokasi selama lima hari dalam penguasaannya. Tidur di masjid dan mengharapkan belas kasihan dari warga yang menunaikan salat berjemaah. Karena membawa korban yang diakuinya sebagai cucu, membuat warga memberi sedekah cukup besar, rata-rata mencapai Rp15 ribu-Rp30 ribu per orang.

Kabid Humas Polda Metro Jaya, Komisaris Besar Argo Yuwono, mengakui pelacakan terhadap pelaku memakan waktu cukup lama karena dia selalu berpindah-pindah tempat. Dari kompleks Bintara, pelaku membawa korban ke Bogor.

Baca Juga: Kronologi Penangkapan Penculik Balita di Bekasi

Selanjutnya, korban dibawa ke Klender, Jakarta Timur, berpindah ke Pasar Kebayoran Lama, Ciledug, Tangerang, dan tertangkap saat berada di Stasiun Senen.

Atas perbuatannya, tersangka dikenakan Pasal 328 KUHP subsider Pasal 330 KUHP dan atau Pasal 76 F jo Pasal 83 UU RU No 35 Tahun 2014 tentang Perlindungan Anak. Ia mendapat ancaman hukuman kurungan selama 5 tahun. (*/J-3)

Baca Juga

MI/ANDRI WIDIYANTO

Banyak Pemohon SIKM Gunakan Surat Tugas Palsu

👤Putri Anisa Yuliani 🕔Kamis 04 Juni 2020, 11:05 WIB
Dinas Penanaman Modal dan PTSP DKI Jakarta hingga Rabu (3/6) telah menolak sebanyak 38.052 permohonan SIKM yang diurus secara daring sebab...
MI/Pius Erlnagga

Sembuh Covid-19, 2.465 Orang Dipulangkan dari Wisma Atlet

👤Insi Nantika Jelita 🕔Kamis 04 Juni 2020, 10:30 WIB
Sebanyak 4.195 orang terdaftar sebagai pasien covid-19 di Rumah Sakit Darurat (RSD) Wisma Atlet Kemayoran, Jakarta Pusat dan 2.465 orang...
MI/Insi Nantika Jelita

DPRD Minta Tempat Ibadah dan Perkantoran Dibuka Lebih Dulu

👤Insi Nantika Jelita 🕔Kamis 04 Juni 2020, 10:15 WIB
Wakil Ketua DPRD DKI Jakarta Mohamad Taufik berpendapat tempat ibadah atau perkantoran dibuka dulu. "Tempat usaha juga penting,"...

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya